oleh

Dugaan Korupsi Anggaran Proyek Ruas Jalan Onozalukhu Holi TA 2016

Kabartoday, Nias Utara – Proyek Peningkatan Ruas Jalan di Onozalukhu Holi Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, bersumber dari DAK IPD Tahun Anggaran (TA) 2016 dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 1,5 Milyar, diduga telah menjadi lahan subur guna meraup keuntungan korupsi bagi segelintir oknum yang terlibat didalam Pelaksanaan Pengerjaannya saat itu.

Hal ini dikatakan oleh salah seorang masyarakat berinisial DSL kepada awak Media saat terlibat Wawancara di Nias Utara, Sabtu (09/02/2019). Ia menyampaikan, bahwa Peningkatan Ruas Jalan Penghubung di Onozalukhu Holi Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara dengan Volume Pekerjaan 1.821 Meter tidak sesuai RAB dan di yakini telah merugikan Keuangan Negara.

“Proyek ini tidak sesuai Prosedur, dimana Pengerjaan Pengerasan belum dilakukan, seperti Penggilingan, sehingga terlihat adanya Gelombang Laut. Padahal, di dalam RAB tertera 7 (Tujuh) Unit Duikerplat sedangkan di Lapangan dibuat kurang lebih 4 (Empat) Unit Duikerplat saja. Dan Pemasangan Batu 5’7 tidak merata dengan jarak 5 s/d 10 Cm, artinya, pengerjaan ini terkesan hanya menghambur-hamburkan dana yang cukup besar. “Beber DSL.

BACA JUGA:  Kodim 0501/JP 'Dirgahayu ke 69 Kavelari TNI AD'

DSL juga menduga adanya korupsi jama’ah dalam proyek tersebut. Bahkab ia akan segera menyampaikan temuannya itu kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut).

“Kita ajan segera sampaikan hal ini ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sumatera Utara, agar dilakukan Pemeriksaan kembali di Proyek tersebut. “Ancam DSL. (Okta/Tian)

Komentar