oleh

Dugaan Perjalanan Fiktif Anggota DPRD Kaur Dilaporkan Ke Kejaksaan

Kabartoday, KAUR – Bumi Kaur Bengkulu kembali diguncang berita tak sedap dan telah menjadi pergunjingan hangat ditengah – tengah masyarakat. Apalagi hal tersebut, ditambah dengan masuknya Laporan Ketua LSM Topan RI Kaur Drs Arjan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajari) Bengkulu, Jumat (24/05/2019) dengan Nomor laporan: 02/Topan – RI/KK/2019, melahirkan prediksi miring, bahwa dalam waktu dekat ini, para Anggota Dewan Kaur yang tersandung Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Kaur akan diseret ke kursi pesakitan.

Informasi dihimpun Awak Media menyebutkan, diketahui pada Senin – Jum’at (9 – 13/7/2018) lalu, Ketua dan Anggota DPRD Kaur melaksanakan Perjalanan Dinas Tugas Luar Kota, yakni ke Jakarta dan Bali, dengan Biaya yang diterima oleh para Anggota Dewan tersebut, langsung sebesar 100%.

Namun, pada Hari dan Tanggal yang bersamaan, Ketua dan Para Anggota tidak berada di Jakarta atau di Bali, melainkan berada di Propinsi Bengkulu guna mengurus persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai Caleg Periode 2019 – 2024 di Rumah Sakit Jiwa Bengkulu, seperti Surat Keterangan Kesehatan, Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Surat Keterangan Kesehatan Jiwa yang tidak boleh diwakilkan dengan siapapun juga kecuali yang bersangkutan.

BACA JUGA:  Kapolda Banten Buka Taklimat Awal Wasrik Rutin Itwasda Tahap I Tahun 2019

Realita tersebut melahirkan dugaan miring ditengah – masyarakat, khususnya para Pengamat Politik dan Pemerintahan Daerah yang ada di Kaur menyebutkan, bahwa Perjalanan Dinas Ketua dan Anggota DPRD Kabupatrn Kaur ke Jakarta dan Bali adalah fiktif, serta mengakibatkan terjadinya Kerugian Keuangan Negara senilai Ratusan Juta Rupiah.

Wakil Ketua I DPRD Kaur Darhan SIP ketika dikonfirmasi Wartawan Via whatsapp terkait hal ini mengatakan, bahwa masalah itu sudah diselesaikan dengan salah satu Oknum LSM Kaur.

BACA JUGA:  Kadis Perkim Pemalang Pake Preman Hadapi Wartawan

“Hal ini sudah diselesaikan dengan salah satu Oknum Lembaga LSM Kaur”, sebut Darhan pada dinding Whatsappnya.

Namun, entah seperti apa penyelesaian yang di maksud Darhan, saat dipertanyakan kembali, tidak dapat menjelaskan secara rinci.

Disisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Kaur Jailani, ketika dikonfirmasi oleh Media ini untuk dimintai klarifikasinya Via yang sama, Senin (27/05/2019), hingga berita ini diterbitkan masih bungkam dan belum dapat memberikan jawaban. (Okta/Mirwan)

Komentar