oleh

Dugaan Proyek Siluman di Desa Marengan Daya Kab. Sumenep, Kades Menghilang

Kabartoday, Sumenep,- Peraturan Menteri PU No. 29/2006, PU. 12/2014 serta Perpres No. 54/2010 dan Perpres No. 70/2012 tentang terkait kewajiban memasang papan nama proyek. Merujuk kepada hal tersebut, didapati ada sebuah proyek drenise di Wilayah Desa Marengan Daya, Kec. Kota Sumenep, Kab. Sumenep, yang tidak memasang Papan nama proyek, Minggu (01/11).

Disamping tidak terpasangnya papan nama proyek, “diduga pekerjaan proyek siluman itu tidak sesuai dengan ketentuannya alias asal – asalan.

Saat LPKP2HI (Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia) mendatangi Balai Desa bermaksud minta klarifikasi tentang Proyek tersebut kepada Hosni selaku Kepala Desa Marengan Daya, namun kades tersebut tidak ada ditempat karena sudah pulang, pada Senin (2/11)

BACA JUGA:  IKAMI: Hentikan Hitung Cepat, Tunggu Hitung Manual

 


” Pak Kades sudah pulang Mas, ada keperluan apa silahkan duduk ” , kata Perangkat Desa sambil mempersilahkan kami untuk duduk.

Ketika Team dari LPKP2HI menyampaikan maksud dan tujuannya, semua perangkat menjawab tidak tahu soal proyek itu.

” Nanti akan kami sampaikan kepada Pak. Kades karena kami tidak tahu soal proyek itu ” , jelas Didik dan Eko.

Selanjutnya awak media kabartoday.co.id mencoba menghubungi Kades Hosni lewat Chattingan WA nya, tapi tidak ada tanggapan, ditelpon pun tidak diangkat padahal dalam posisi Online dan berdering tanda panggilan masuk.

Pada hari Selasa, (3/11) awak media bersama team dari LPKP2HI kembali mendatangi Balai Desa tapi lagi – lagi gagal ketemu Kepala Desa Hosni, bahkan ketika itu ada salah satu Kepala Dusun yang juga ingin ketemu.

” Maaf Mas, darimana….? Kepala Desa sedang tidak ada, saya juga ini ada keperluan tapi tidak ketemu ” sapa kadus menjelaskan.

Sementara menurut keterangan Didik ( Perangkat Desa ) melalui selulernya menyatakan bahwa kedatangan team sudah disampaikan ke Kades.

Menyikapi hal ini LPKP2HI (Mulyadi) mengatakan tetap akan mendalami dugaan adanya penyimpangan pekerjaan proyek siluman tersebut. (Asmoni)

BACA JUGA:  Tee Kim Teck WNA Masuk DPT, KPU Benarkan Informasi Itu

Komentar