oleh

Dugaan Pungli Oknum Pengajar SMAN 1 Perhentian Kampar Semakin Kuat

Kabartoday, KAMPAR – Dugaan pungli oknum pengajar SMAN 1 Perhentian Raja Kabupaten Kampar semakin menguat. Hal itu berdasarkan adanya temuan pungutan beban biaya komputer per anak Rp. 503.000.

Dikatakan seorang wali murid, ia mengaku sangat keberatan dengan adanya beban pungutan biaya komputer yang dibebankan ke anak-anaknya.

“Saya harus membayar sebesar Rp 503.000 untuk satu anak saya. “Kata sumber pada Kabartoday.co.id, Jum’at (21/6/2019).

Bahkan diakui dalam rapat yang didengar di SMAN 1 Perhentian tersebut, bagi yang memiliki 2 anak yang bersekolah di SMAN itu, mendapatkan keringanan dengan biaya Rp 700.000 untuk 2 anak.

BACA JUGA:  Sinergi LSM Perkara Garut dan Advokat Sikapi Kasus Warga Miskin Dijerat Utang Bank

“Pihak sekolah mewajibakan pungutan biaya Rp. 750.000/siswa ke wali murid setelah siswa kelas XII dengan agenda study tour. Rapat itu dilaksanakan pihak sekolah melalui Komite dilingkungan SMA Negeri 1 Perhentian Raja Kab.Kampar. “ucapnya.

Mirisnya, bagi wali murid yang tidak setuju, diminta keluar, “itu sikap arogan dan kami yang tidak setuju diminta keluar saja. Kan sayang anak-anak kami sudah kelas XII. “keluh wali murid.

Wali murid kembali pertanyakan apakah SMAN 1 Perhentian Raja Kabupaten Kampar tidak mendapatkan  dana BOS dan BOSDA dari pemerintah Pusat dan Propinsi, sehingga harus mencekek para orangtua murid yang notabenenya 70% tidak mampu.

BACA JUGA:  Jelang HUT Bhayangkara ke-74, Polda Maluku Gelar Donor Darah

Terpisah orangtua murid lainnya juga menyatakan hal yang sama. Ia menyinggung praktek dugaan pungli terlihat sangat teroganisir. Sebab pembayaran dikoordinir oleh salah satu oknum guru dan ketua komite sekolah.

“Ini ada bukti pembayaran yang tertera dalam kwitansi dan jenis bukti lainnya kok. “ujarnya.

Menurutnya, jika pembayaran tersebut diatas telah dibenarkan sebagai program sekolah, maka kebingungan para wali murid terjawab bahwa pendidikan gratis hanya formalitas saja.

BACA JUGA:  Dirbinmas Polda Banten Hadiri Apel Pelantikan Pengurus Senkom 2019-2024

Menanggapi keluhan para wali murid, Kepala Sekolah SMAN Perhentian Mahsus,S.Pd menyebut akan berkomunikasi dengan wakilnya, dan akan memanggil Ketua Tata Usaha (TU) sekaligus Operator Sekolah dan komite.

Atas bukti-bukti adanya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum pengajar SMAN 1 Perhentian, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kampar, Fajri akan menindak tegas jika faktanya ada keterlibatan para guru, kepala sekolah, wakil kepsek, dan pengurus lainnya hingga komite sekolah.(Pjr/Arf)

Komentar