oleh

Eggi Sudjana Lapor Balik Suriyanto ke Bareskrim Mabes Polri

kabartoday, Jakarta – Pengacara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana lapor balik Suriyanto ke Bareskrim Mabes Polri, Jl. Truno Joyo, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).

Sebelumnya Suriyanto yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac), telah melaporkan Eggi Sudjana ke Bareskrim Mabes Polri terkait pernyataan Eggi soal people power pada hari Jum’at (19/4/2019) dengan Nomor Laporan teregister: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Kemudian Eggi lapor balik Suriyanto karena dianggap gagal paham dalam memahami pernyataannya soal people power dan makna Pasal 160 KUHP yang menjadi dasar pelaporan Suriyanto.

“Suriyanto cs gagal paham soal people power. Itu tidak termasuk dalam kategori pasal 160 yang dimaksud dalam laporannya, karena pasal 160 sudah ada judicial review dengan tambahan frasanya menjadi delik materiil. “Kata Eggi di Bareskrim.

Lebih lanjut, Eggi menjabarkan, delik materiil harus terbukti dulu akibatnya. Kerusuhankah, dari yang terhasut itu. Jadi karena kategorinya hukum pidana, maka Eggi menggunakan hak hukumnya dengan dasar pasal 220 tentang laporan balik.

BACA JUGA:  Sebelum Meninggal, Anak Ini Panggil-Panggil Anies Baswedan

“Saya melapor balik karena tidak termasuk tindak pidana, dan sanksinya kurang-lebih 2 tahunan, “ucap Eggi.

Bukti laporan Eggi teregister dengan nomor LP/B/0393/IV/2019/BARESKRIM tanggal 20 April 2019. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP. UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.

Ditempat yang sama, Erra Maniara juga mengatakan Suriyanto melaporkan Eggi belum ada definisi yang tepat untuk menjelaskan istilah people power selain arti dalam bahasa Indonesia yaitu kekuatan rakyat.

Disebut kekuatan rakyat karena gerakan ini terbukti mampu menyatukan banyak orang dengan tujuan dan maksud yang sama.

“Adanya suatu isu atau permasalahan yang mengarah ke ketidakadilan yang mana penegak hukum sudah tidak.lagi berpihak pada keadilan atau rakyat, sehingga rakyat tidak percaya lagi kepada aparat hukum. “beber Erra.

BACA JUGA:  Aksi Puluhan Orang Menolak Rocky Gerung, Neno dan Haekal Hasan Masuk NTB

Menurutnya, people power jangan selalu diartikan pergerakan massa dengan arogan, kriminal, dan kekerasan, “hal paling penting dalam people power adalah bagaimana terwujudnya keadilan untuk rakyat. “Ucapnya.

Sementara pengacara Eggi, Pitra Romadhoni Nasution menilai laporan yang dibuat Supriyanto membuat nama baik Eggi Sudjana tercemar. Padahal people power yang dimaksud oleh Eggi sudah dijelaskan secara berulang oleh tim BPN Prabowo-Sandiaga.

“Tindakan yang dilakukan oleh Saudara Suriyanto telah mencemarkan nama baik klien kami. Terhadap laporan tersebut Suriyanto dianggap gagal paham soal¬†people power. “ulas Pitra.

Ditegaskan Pitra, Eggi klienya tidak bisa dilaporkan karena profesinya sebagai advokad dan kapasitasnya sebagai pengacara dari BPN Prabowo-Sandiaga Uno yang dilindungi undang-undang.

“Tentunya Suriyanto sebagai pelapor Eggi mengerti bahwa advokat tersebut tidak bisa dipidanakan maupun digugat secara perdata, yang diatur pada pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat, “Terang Pitra.

Hal tersebut kembali dijabarkan Pitra bahwa kliennya Eggi Sudjana berbicara dalam kapasitas yang berkedudukan sebagai pengacara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Eggi menjalankan tugasnya sebagai advokat.

BACA JUGA:  Jusuf Kalla : Pemilu Dan Pilpres Serentak Bikin Rumit

“People power yang dimaksudkan klien saya (eggi sudjana.red) dimaknai untuk menjaga suara-suara ataupun TPS-TPS di masing-masing daerah, dari Sabang sampai Merauke, rakyat harus menjaga tersebut dengan kekuatan people power sebagai antisipasi dan menghindari kecurangan-kecurangan yang akan terjadi. “papar Pitra.

Pitra juga menyebut laporan yang dibuat Suriyanto sarat unsur fitnah, “kami meminta penyidik Bareskrim Polri segera memproses kasus ini. “Tegasnya.

Suriyanto cs dijelaskan Pitra telah membuat fitnah, pengaduan palsu, serta pencemaran nama baik kliennya. Untuk itu, sudah jelas bahwa Suriyanto cs harus segera ditangkap dengan ancaman penjara melebihi 5 tahun ke atas.

“Suriyanto cs harus segera ditangkap, saya minta selaku kuasa hukum Eggi Sudjana agar penyidik Bareskrim Mabes Polri segera menahan mereka (Suriyanto cs.red) untuk menghindari keonaran, ataupun keributan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. “pinta Pitra.(Op)

Komentar