oleh

Entah Apa Yang Merasuki Tetangga ini? Hingga Nekat Bikin Bonyok Suliyani

kabartoday, Mojokerto, jatim,- Suliyani perempuan berusia 37 tahun warga kemasan Rt.05/01, kelurahan Bluto, kecamatan Prajuritkulon, Mojokerto, mengalami luka benjol dan memar (bonyok) karena telah dianiaya oleh tetangganya sendiri, pada hari Jum’at, (5/3) lalu.

Yani menceritakan, Peristiwa bermula saat dirinya pulang dari kerja berjalan di depan rumah pelaku, tiba-tiba Ia diserang oleh tetangganya tersebut dengan menggunakan sapu lantai bergagang kayu, “Saya kaget mas, langsung saya dipukul bertubi-tubi, dan dipegang oleh keluarganya, dan saya hanya terdiam merasakan sakit,” terang yani yang masih kerabat dari Wartawan Media online majanews.com, Sabtu (20/3/2021).

Pelaku yang diketahui bernama Mestiani akhirnya dilaporkan oleh korban ke Polresta Mojokerto, pada Jumat (05/3). permasalahany apa hingga dirinya dipukul bertubi-tubi oleh tetangganya tersebut Suliyani
kurang paham. “padahal saya tidak pernah menyakìti dia, ko saya di pukuli seperti itu,” keluh Yani.

Lebih lanjut, dengan adanya kejadian tersebut, Yani keesokan harinya melapor kepada Polresta Mojokerto, dia berharap pelaku diadili sesuai hukum yang berlaku, “Dia harus dipenjara, supaya mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harap Yani.

BACA JUGA:  Tonin Tachta Sebut Kicauan Iwan Sampah, Kapolri Nyatakan Kivlan Zen Tak Terkait 21-22 Mei


Suhadak selaku kerabat Korban mempertegas niatan dari saudarinya (*Suliyani), “kejadian ini tidak bisa dibiarkan, dalam kejadian ada keluarga pelaku yang ikut membantu pelaku untuk melakukan pemukulan terhadap keponakannya itu, (unsurnya pengeroyokan).

“Keponakan saya disaat dipukul, itu ada yang memegangnya dari samping kanan dan kiri, sehingga pelaku dengan leluasa memukul keponakan saya, ini yang wajib dibongkar oleh Polisi,” kata pemilik media onlane majanews.com tersebut.

Pengaduan sudah diterima pihak kepolisian, keponakan saya sudah menjelaskan peristiwa yang menimpanya dengan sedetil-detilnya, “jadi untuk kejadian yang menimpa Suliyani sudah diterima oleh Polisi pada tanggal 5 bulan Maret ini, mudah-mudahan pelaku secepetnya diproses demi tegaknya keadilan,” pungkasnya Suhandak. (Hartono)

BACA JUGA:  Diduga Tanpa Pengawasan Proyek Betonisasi Kampung Rawa Buaya Tangerang Asal Jadi

Komentar