oleh

Fazaaro Di PHK PT SAM 2 Rohul, Akan Tempuh Jalur Hukum

kabartoday, Rohul – Pemutusan Hubungan Kerja adalah hal yang paling ditakuti oleh Pekerja, akan tetapi hal seperti itu sangat sering di temui para pekerja dengan sebutan PHK.

Fazaaro Giawa…. Pria yang sehari-hari nya mengabdikan diri di salah satu perusahaan yang bernama PT SAM 2 Kabupaten Rokan Hulu Kecamatan Konto Darusalam Desa Muara Dilam, Diduga telah mengalami PHK dari perusahaan tersebut, namun dalam terjadi nya PHK, Fazaaro Giawa mengalami pemutusan kerja sepihak tanpa tau alasan ataupun kesalahannya.

“Saya tidak terima atas tindakan PT SAM 2 yang sudah memutuskan Hubungan Kerja sepihak ini sudah menyalahi aturan tentang UU, saya akan memperjuangkan Hak saya sesuai dengan UU, tapi mengapa pihak Managemen tidak memenuhi aturan yang berlaku sesuai dengan UU Tenaga kerja yang ada di Indonesia. Emang ada apa dengan Perusahaan yang satu ini. “Bebernya dengan nada geram.

BACA JUGA:  Dugaan Money Politik, Demo Spontanitas Desak Aparat Penegak Hukum Dan Bawaslu Tanjungbalai Jangan Tutup Mata

Lebih lanjut kata Fazaaro, sebenarnya ia sudah membawa masalah ini ke Pihak DISNAKER Rohul, tetapi dalam hal ini DISNAKER terkesan tidak dapat berbuat banyak, padahal dalam Permasalahan tersebut seharusnya pihak DISNAKER dapat mengambil kesimpulan tentang nasib para pekerja seperti dirinya.

“Aneh saja, malahan Pihak DISNAKER mengarahkan agar saya membawa hal ini ke Dinas PHI (Perselisihan Hubungan Industrial). “Kata Fazaaro.

BACA JUGA:  Kunker Kapolda Banten Ke Kanwil Kemenag Prov. Banten

Menurut ia, ketika mengkonfirmasi hal tersebut dan meminta agar pihak perusahaan mematuhi UU yang berlaku, namun jawabannya sangat mengecewakan. Kalaupun dirinya di PHK dengan sebelah pihak, ia meminta harus sesuai dengan apa yang tertuang pada pasal 156 ayat (1) & 156 ayat (2) Tentang UU Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.(Pjr)

Komentar