Kabar Today http://www.kabartoday.co.id Jujur & Aktual Wed, 16 Jan 2019 19:38:26 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.0.3 Mayor Didik: Konflik Warga Kebon Kosong Dengan Forsaga Segera Diselesaikan http://www.kabartoday.co.id/2019/01/mayor-didik-konflik-warga-kebon-kosong-dengan-forsaga-segera-diselesaikan/ Wed, 16 Jan 2019 18:44:25 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12127 Penulis: Op/tim

Kemelut ini bermula masuknya proyek ciputra tower di wilayah Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat tahun 2017 lalu. Warga menyegel proyek tersebut sebagai penolakan sebelum dipenuhinya tiga tuntutan yang diajukannya.

Kabartoday, Jakarta – Konflik panjang antara warga Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat telah menyita perhatian publik.

Belakangan ini Mayor Arh Didik Wahyudin Danramil 07/Kemayoran mendengar permasalahan warga Kelurahan Kebon Kosong RW 06 dan 07 berseteru dengan Forum Pemersatu Warga (Forsaga).

Dikatakannya, ia akan mencoba lakukan pendekatan-pendekatan khusus dengan para stake holder terkait untuk menemukan titik terang atas permasalahan ini.

“Saya baru mengetahui permasalahan tersebut, trimakasih atas informasinya, dan segera akan kita sikapi untuk menemukan solusi terbaik. “kata Didik saat ditemui wartawan ketika sedang mengunjungi warga RW 06 Kelurahan Kebon Kosong, Selasa (25/2/2019).

Ia sendiri menyatakan awal terjadinya polemik tersebut diakui Didik tidak tau, karena dirinya baru menjadi Danramil 07/Kemayorsn enam bulan ini.

Kemelut warga Kebon Kosong tersebut berawal dari pembangunan Ciputra Tower Perkantoran di Jalan Benyamin Sueb Blok A 6, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kisruh pemasangan PAM JAYA melalui Aetra di tahun 2017 hingga kini masih mengundang polemik. Tercatat orang-orang yang diduga melakukan pengkhianatan terhadap warga Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat telah dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, 4 Januari 2018 lalu, dengan Nomer LP.LP/47/I/2018/PMJ/Dit Reskrimum.

Supardijono dilaporkan warga ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pasal 378 dan 372 KUHP Pidana.

Sebelumnya, Yusdi bersama puluhan warga menggelar aksi Segel Ciputra Tower, namun pihak perusahaan meminta warga untuk membentuk sebuah forum atau lembaga yang dapat berkordinasi dengannya, hingga dibentuklah Forsaga yang diketuai Supardijono alias Clian.

Berjalannya waktu, warga terus menanti, namun tak kunjung ada jawaban dari Forsaga atas tiga tuntutan saat aksi demo 2017 lalu. Sehingga warga akhirnya menemukan bukti-bukti yang sudah dikantonginya bahww Forum Pemersatu Warga (FORSAGA) yang diketuai Supardijono, SH Alias Cilan harus berurusan dengan kepolisian, karena telah terbukti melakukan penyelewengan dana warga Miliaran Rupiah, termasuk adanya kutipan-kutipan liar ke Warga Kebon Kosong.

“Kami memang telah dapati bukti-bukti bahwa Forsaga telah menerima konvensasi atas tuntutan warga dari pihak perusahaan tersebut, tapi sampai detik ini, Forsaga tidak merealisasikannya ke kami. “Berang Yusdi.

Bahkan dikakatan Yusdi, warganya menduga kebakaran yang menghanguskan lebih 40 rumah di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat pada 25 Desember 2018 lalu ada unsur kesengajaan dari Forsaga.

]]>
Dugaan Kebakaran di Kemayoran 25 Desember 2018 Ada Motif Kesengajaan http://www.kabartoday.co.id/2019/01/dugaan-kebakaran-di-kemayoran-25-desember-2018-ada-motif-kesengajaan/ Wed, 16 Jan 2019 13:55:58 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12121 Penulis: Op/tim/red

Pasca kebakaran rumah warga Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat

Kabartoday, Jakarta – Kebakaran yang menghanguskan lebih dari 40 rumah di Jalan Kemayoran, Gempol, RT 06 RW 06, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pukul 14.00 WIB, tanggal 25 Desember 2018 lalu diduga ada unsur kesengajaan.

Meski dikabarkan banyak media memberitakan yang dikutip dari ucapan Syamsul Ma’arif Lurah Kebon Kosong pada Selasa (25/12/2018) ‘bahwa penyebab kebakaran tersebut diduga diakibatkan konsleting listrik atau arus pendek.’

Video saat kebakaran terjadi

Sebelumnya dikabarkan, kemelut warga Kebon Kosong tersebut berawal dari pembangunan Ciputra Tower Perkantoran di Jalan Benyamin Sueb Blok A 6, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kisruh pemasangan PAM JAYA melalui Aetra di tahun 2017 hingga kini masih mengundang polemik. Tercatat orang-orang yang diduga melakukan pengkhianatan terhadap warga Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat telah dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, 4 Januari 2018 lalu, dengan Nomer LP.LP/47/I/2018/PMJ/Dit Reskrimum.

Supardijono dilaporkan warga ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pasal 378 dan 372 KUHP Pidana.

Sebelumnya, Pihak Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) di minta Forum Pemersatu Warga (FORSAGA) yang diketuai Supardijono, SH Alias Cilan telah terbukti melakukan penyelewengan dana warga Miliaran Rupiah, termasuk adanya kutipan-kutipan liar ke Warga Kebon Kosong.

Terlihat adanya bensin bercampur air dibelakang rumah Supardijono pasca runtuhnya rumah-rumah yang terbakar

Imvestigasi berjalan untuk menjawab kegelisahan dan kemelut yang terjadi lebih dari 1 tahun ini, mengungkap konspirasi jahat dari pihak-pihak terkait atas dugaan penyebab kebakaran tersebut ada motif kriminalisasi warga.

Ungkapan dari warga Kebon Kosong menjelaskan bahwa konflik di wilayahnya menjurus pada Forum Pemersatu Warga (Forsaga) yang diketuai Supardijono. Mereka pun mencatat munculnya musibah kebakaran tanggal 25 Desember 2018 pada siang hari itu, api awalnya berada diatas atap rumah pas dibelakang rumah milik Supardijono.

“Bau bensin kami dapati dari rumah Supardijono saat api mulai menjalar, bahkan kami kaget ketika api mulai membakar rumah-rumah warga. Supardijono sendiri berada di dalam rumahnya dengan kondisi barang-barang di lantai 2 nya sudah diungsikan kebawah. ” ungkap warga Kebon Kosong yang tak mau disebutkan namanya, pada hari Selasa (15/1/2019), pukul 23.05 wib.

Eksos Fan rumah Supardijono terlihat ditembok belakang rumahnya, dan terlihat rembasan air dari dalam rumah tersebut

Warga juga mengungkapkan adanya penyiraman air selang di dalam rumah Supardijono pada tembok-tembok didalam rumahnya yang diduga memang sudah diantisipasinya. “Kebakaran hebat tersebut hanya meretakan dinding tembok rumah dia, sangat tidak masuk akal. “ucap warga.

Lanjut warga, mereka juga menceritakan 10 menit sebelum terjadinya kebakaran tersebut, orang-orang Forsaga menutup katup aliran air PAM warga dengan alasan pipa rusak.

Sampai sejauh ini, pihak kepolisian Polsek Kemayoran belum menggelar dan menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.

“Itulah yang kami sayangkan, kepolisian sendiri tidak melakukan penyidikan dan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut, bahkan kami menduga ada konspirasi jahat dari Forsaga dengan pihak-pihak terkait. “beber warga.

Terlebih dikatakan warga, polemik yang kian membara di wilayahnya seperti Bom waktu, ini harus menjadi diskhusus kepolisian dalam mengungkap pelaku dan kroninya sebelum munculnya hal-hal yang menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat warga Kebon Kosong.

]]>
Tingkatkan Keimanan, Punggawa TNI Rungkut Ini Istiqomah Sholat Jamaah http://www.kabartoday.co.id/2019/01/tingkatkan-keimanan-punggawa-tni-rungkut-ini-istiqomah-sholat-jamaah/ Wed, 16 Jan 2019 11:26:21 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12114 E. Rahmat K.- Kabar Today.co.id

Kabar Today.co.id, Kota Surabaya – Di tengah padatnya tugas-tugas kewilayahan dan satuan, jajaran Koramil 0831/05 Rungkut tidak lantas melupakan pentingnya Sholat berjamaah.

Bertempat di Masjid Al Ali Mejoyo, Kali Rungkut, Rabu (16/1/2019) siang, anggota Koramil 0831/05 Rungkut ini melakukan Sholat berjamaah bersama masyarakat.

Serda Buyung, anggota Koramil Rungkut menuturkan, kegiatan Sholat berjamaah ini selain sebagai hubungan antara hamba dengan sang maha Khaliq, juga sebagai sarana kedekatan dengan masyarakat.

“Tugas ya tetap jalan, hati tetap dekat dengan Allah SWT dan bisa bersama-sama masyarakat lewat Sholat Dhuhur berjamaah ini,” ucap Buyung.

Bintara asli Surabaya ini mengimbuhkan, aktivitas Sholat berjamaah ini dilakukan dengan istiqomah berpindah-pindah dari masjid ke masjid.

“Kami mengibaratkan safari Sholat berjamaah dari masjid ke masjid,” pungkas anak buah Mayor Chb Suprianto tersebut.

]]>
Kabid Humas Polda Banten Benarkan atas Diciduknya DH http://www.kabartoday.co.id/2019/01/kabid-humas-polda-banten-benarkan-atas-diciduknya-dh/ Wed, 16 Jan 2019 11:24:39 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12111 Penulis: M. Abdurrochim

Kabartoday, Serang Banten – Tim Opsnal Narkoba Polres Serang Kota berhasil ungkap kasus Narkotika jenis Shabu di Jalan Raya Serang – Cilegon, kota Serang, Selasa (15/1/2018) pukul 21.30 WIB

Pelaku yang diamankan atas nama DH Bin US (31) Warga Taktakan Kota Serang.”Ya, benar Polres Serang Kota telah mengamankan pelaku tindak pidana Narkoba berdasarkan laporannomor : LP/19/I/2019/ Resserang Kota, tanggal 15 januari 2019,”terang Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P SIK MH.

Dijelaskan Kabid Humas, saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, berhasil ditemukan barang bukti Narkotika golongan I jenis shabu yang disimpan di kantong celana yang sedang digunakan tersangka.

“Tersangka beserta barang bukti dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Serang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tutup Edy.

]]>
Giatkan Komsos, Babinsa Koramil Karangpilang Ini Himpun Aspirasi Warga http://www.kabartoday.co.id/2019/01/giatkan-komsos-babinsa-koramil-karangpilang-ini-himpun-aspirasi-warga/ Wed, 16 Jan 2019 11:08:56 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12106 E. Rahmat K. – Kabar Today.co.id

Kabar Today.co.id, Kota Surabaya – Sebagai pilar keamanan di teritorial, Serda Sulaedy paham betul kehadirannya ditengah-tengah warganya sangat ditungu oleh semua komponen masyarakatnya, utamanya tempat menyalurkan aspirasi.

Serda Sulaedy, yang sehari-hari menjabat sebagai Babinsa Kelurahan Babatan, Wiyung ini tak jarang selalu tampil disaat masyarakat sedang ingin menyampaikan uneg-unegnya.

Seperti pada Rabu (16/1/2019) pagi, melalui komunikasi sosial (komsos) santai, ia mendatangi tokoh masyarakat (tomas) untuk mendengar keluhan-keluhannya.

“Komsos ini sebagai sarana kami dalam menampung aspirasi warga di wilayah binaan,” ucap Serda Sulaedy.

Anggota Koramil 0832/06 Karangpilang ini mengimbuhkan, apapun uneg-uneg yang bersumber dari warganya tentu akan ditampungnya.

“Termasuk ketika ada warga yang minta fasum berupa lapangan sepak bola kepada pengembang, tentu info ini akan kami himpun,” sambungnya.

Menampung aspirasi warga merupakan hal yang perlu dilakukan oleh aparat teritorial guna meredam gejolak-gejolak yang mungkin saja bisa terpantik.

“Intinya kami ingin redam setiap gejolak yang ada di wilayah kami,” pungkas anak buah Mayor Arh Anton Subhandi tersebut.

]]>
Debat Perdana Capres 2019 Terfokus Persoalan HAM, Korupsi dan Terorisme http://www.kabartoday.co.id/2019/01/debat-perdana-capres-2019-terfokus-persoalan-ham-korupsi-dan-terorisme/ Wed, 16 Jan 2019 11:04:54 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12104 Penulis: Op/red

Banyak elite politik, elemen, akademisi dan masyarakat menilai debat Perdana Capres 17 Januari 2019 sebagai singgungan terhadap Prabowo Subianto terkait isu HAM. Terlepas itu, singgungan juga mengarah pada Jokowi, sebagaimana peningkatan korupsi di era-nya  Benarkah?

Kabartoday, Jakarta – Debat Perdana Calon Presiden (Capres) 2019 menjadi pergunjingan hebat di dalam kancah politik. Pasalnya, debat yang akan digelar 17 Januari 2019 ini terfokus pada tiga (3) isu saja, yakni persoalan hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, dan terorisme.

Tiga isu besar bidang hukum akan menjadi fokus dalam debat perdana, yaitu persoalan hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, dan terorisme.

Enam panelis yang dipilih untuk terlibat dalam debat ini, telah disebutkan nama-namanya, seperti mantan Ketua Mahkamah Agung (MA), Bagir Manan; Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik; Guru Besar Hukum Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juwana; Ahli Tata Negara Margarito Kamis, dan Bivitri Susanti.

Dijelaskannya, mekanisme debat akan berlangsung selama sekitar 89 menit yang dibagi dalam enam segmen.

Bocoran yang diterima kabartoday.co.id, Segmen Pertama tentang penyampaian visi misi pasangan capres dan cawapres, dilanjut Segmen Kedua dan Ketiga masuk dalam poin debat dengan metode pertanyaan terbuka.

Berlanjut di segmen Empat dan Lima lemparan kepada pasangan calon untuk memberikan pertanyaan kepada pasangan calon lainnya. Pada sesi ini, paslon bisa saling menimpali/menanggapi jawaban satu sama lainnya, dan Segmen penutup.

Dikabarkan, dalam debat perdana Capres 2019 ini tidak diperbolehkan membahas kasus.

Pada debat ini, tak akan ada pembahasan kasus. Salah satu panelis, ahli hukum dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Bivitri Susanti mengatakan, panelis tidak akan mengajukan pertanyaan spesifik terkait kasus hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.”Yang tidak ditanya itu maksudnya kasus-kasus individual,” ujar Bivitri.

Contohnya, kasus penyiraman air keras yang dialami oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Ia tak bisa menjawab saat ditanya lebih jauh soal kesepakatan ini karena merupakan kewenangan KPU.

Para panelis akan mengajukan pertanyaan seputar visi misi yang dipaparkan dalam segmen pertama. Pertanyaan yang diajukan akan bersifat umum, misalnya terkait strategi, kebijakan dan sikap pasangan calon mengenai isu penegakan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Lalu, bagaimana komitmen kedua calon terkait isu-isu tersebut dan apa yang akan jadi tantangan ke depan? Apa saja yang perlu menjadi sorotan?

JEO ini akan mengupas ketiga isu tersebut, masing-masing dalam satu bab pembahasan tersendiri, yaitu berturut-turut memakai judul, Soal HAM, Jangan Hanya “Gimmick”, Komitmen Pemberantasan Korupsi Harus Kuat, Penanganan Terorisme Tak Bisa Pakai “Mindset” Proyek.

]]>
JK: Jangan Pakai Nama Universitas Untuk Dukung Capres http://www.kabartoday.co.id/2019/01/jk-jangan-pakai-nama-universitas-untuk-dukung-capres/ Wed, 16 Jan 2019 10:03:15 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12093 Penulis: Op/red

Kabartoday, Jakarta – Kisruh perguruan tinggi sebut-sebut dukung para capres, Jusuf Kalla sayangkan hal itu terjadi. Kata JK interaksi masyarakat sudah peka dan cerdas dalam menangkap isu politik kali ini. Hal itu disampaikan JK saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Seminar dan Dialog Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri (HIMPUNI), Senin (14/1/2019), di Jakarta.

Ia juga mengimbau para alumni perguruan tinggi tidak menggunakan almamater saat mendukung salah satu calon presiden. “Sebaiknya teman-teman alumni sebuah Perguruan Tinggi tidak terlalu jauh menyeret nama kampusnya masing-masing dalam jelang Pilpres 2019. “ucapnya.

Disampaikan JK, penggunaan almamater bisa merusak kredibilitas Universitas, kampus sebagai lembaga pendidikan tidak boleh terpecah belah karena politik.

Jk juga menyinggung deklarasi alumni UI dan sejumlah alumni perguruan tinggi negeri kepada capres dan cawapres 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang disiasati mengundang kontra publik besar.

Sementara dikabarkan, di hari yang berbeda, sejumlah alumni UI lainnya yang menyatakan dukungan untuk capres dan cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Seperti dikutip dari liputan6, alumni itu sebenarnya bebas saja memberikan dukungan karena itu hak konstitusi masing-masing tapi mestinya tak harus terlalu jauh mengatasnamakan universitas agar universitas itu tetap bisa berdiri independen.

“janganlah terlalu jauh pasti alumni itu akan terbelah. Jadi semua harus bicara hal yang tentu independen, normatif tapi tidak berbicara tentang hal yang bisa memecah belah. “tutup JK.

]]>
Yusuf Benarkan Singgungan Miring Tentang Infrastruktur Desa di Asemdoyong http://www.kabartoday.co.id/2019/01/yusuf-benarkan-singgungan-miring-tentang-infrastruktur-desa-di-asemdoyong/ Wed, 16 Jan 2019 09:40:50 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12089 Penulis: Rae

Kabartoday, Pemalang Jateng – Melalui anggaran APBN dan APBD, pemerintah terus lakukan pemerataan pembangunan di bidang insfratruktur untuk desa-desa.

Sementara, desa Asemdoyong kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa-Tengah dikabarkan telah menghabiskan Anggaran 2018, realisasi anggaran untuk pembangunan diberbagai desa yang terfokus pada pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemkab Pemalang. Hal ini di sampaikan Yusuf Mujadi,A.Md Kepala Desa baru, Asemdoyong saat di temui media ini di ruang kerjanya, Rabu (16/1/2019).

Soal Infrastruktur di desanya, kata dia, pembangunan Jembatan penghubung dusun Pandanwangi, dan Normalisasi saluran/ tersier besar yang sedang di kerjakan saat ini. ‘Infrastruktur itu sebagai sarana dan prasarana Desa, selain itu ada juga pemeliharaan jalan dan saluran air mengingat musim hujan tiba, sehingga jalan tidak cepat rusak.’

“Dalam pembangunan tersebut kami dari pihak desa dalam pengerjaanya menggunakan sistim swakelola pemberdayaan warga setempat Desa Asemdoyog sendiri. “pungkasnya kepada media.

Disinggung dengan pemberitaan yang muncul di media online, Yusuf membenarkannya, “memang itu benar kok, namun disini kami telah memanggil semua TPK dan PPK agar pembangunan di desa Akhir Januari 2019 selesai, yang kemudian menjadi laporan tertulis.”terangnya pada media.

]]>
Miliki Shabu, Seorang IRT Diciduk Tim Opsnal Narkoba Polda Banten http://www.kabartoday.co.id/2019/01/miliki-shabu-seorang-irt-diciduk-tim-opsnal-narkoba-polda-banten/ Wed, 16 Jan 2019 09:18:47 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12085 Penulis: M. Abdurrochim, sumber: Bidhum

Kabartoday, Serang Banten – Tim Opsnal Subdit 3 Ditnarkoba Polda Banten berhasil meringkus seorang pelaku tindak pidana Narkoba jenis Shabu di perumahan Bukit Tirta Nirmala, Kuranji Cikulur, Kota Serang, Selasa malam (15/1/2019) Pukul 23.30 WIB.

Pelaku yang berhasil diamankan merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) atas nama YN (47) warga Komplek Taman Asri, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang – Banten.

“Ya, tim Opsnal Narkoba Polda Banten berhasil amankan seorang diduga pelaku tindak Narkoba jenis Shabu tadi malam,”terang Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P SIK kepada awak media.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Dirnarkoba Kombes Pol Johanes Hernowo kepada awak media, Rabu (16/1/2019) menyebutkan penangkapan YN berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa sering terjadi peredaran gelap dan penyalahgunaaan Tindakan Pidana Narkotika jenis shabu-shabu di Perumagan Bukit Tirta Nirmala, Kuranji Cikulur Kota Serang.

Kemudian tim Opsnal Subdit 3 melakukan penggerebekan yang dilakukan di rumah tersangka, sehingga mendapatkan barang bukti 2 paket klip bening berisikan shabu-shabu. Terus, didapatkan shabu yang disimpan didalam kotak perhiasan warna merah dan Alat hisab shabu (bong).

“Dalam kasus seperti ini, kita dari Kepolisian akan mengamankan barang bukti Barang Bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, kembangkan jaringan dan kita akan melakukan proses penyidikan lebih lanjut,”terang Dirnakoba Polda Banten.

]]>
NSEAS: Bau Busuk di Freeport Menyengat http://www.kabartoday.co.id/2019/01/nseas-bau-busuk-di-freeport-menyengat/ Wed, 16 Jan 2019 09:10:45 +0000 http://www.kabartoday.co.id/?p=12081 Penulis: Suta

Kabartoday, Jakarta – Ketua Tim Studi Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap menuntut tambang Freeport McMoran harus ditutup tahun 2021 dengan alasan, pertama, sesuai kontrak karya 1967, Indonesia tak hanya hanya mendapat royalti sekitar 1%.

Kedua, Kontrak Karya berakhir 2021, otomatis tambang Freeport balik menjafi 100% dikuasai Pemerintah bisa Indonesia, materi kuliah meski ada pasal menyebutkan dapat diperpanjang hingga 2041. Ketiga, pastikan PT. Freeport MC-Koran telah melakukan beberapa kejahatan korporasi.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hitung kerusakan lingkungan Freeport mencapai USD 12,95 miliar.

“Kita butuh pemimpin yang benar, bukan yang santun,” Kata Fahri Hamzah, Rabu (16/1/2019) siang di Jakarta dalam diskusi publik Divestasi Freeport ‘Indonesia untung atau buntung.’

“Pada kasus Freeport, ada kerugian negara 180 triliun yang diturunkan oleh BPK hanya tinggal berapa ratus miliar saja, “kata salah satu Ichshanuddin Noorsy. Sehingga baik KPK maupun BPK menjadi lembaga yang sulit dipercaya.

NSEAS melihat kejahatan Freeport, pertama pengrusakan lingkungan. Kedua, kejahatan pengemplang pajak. Ketiga, kejahatan kemanusiaan dengan banyak korban ditembak. Keempat, Indonesia menjadi corporate state menjadi state capture corruption. Kelima, Freeport acapkali mengancam gugat ke Arbitrase internasional.

Sebenarnya, pada tahun 2021 berakhir kontrak karya sehingga pemerintah bisa kuasai keseluruhan Freeport, sehingga tidak perlu beli saham milik sendiri.

]]>