oleh

Forkopimda Kabupaten Aru Gelar Rakor dan Sosialisasi New Normal

-Daerah-20 views

Kabartoday, DOBO – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi untuk menyambut Kehidupan Normal Baru atau New Normal.

Rakor tersebut digelar Sabtu (30/5/2020) di lantai II gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Aru. Kegiatan Rakor dan Sosialisasi dipimpin langsung Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga. Ia didampingi Wakil Bupati Muin Sogalrey, Kapolres Kepulauan Aru Eko Budiarto, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Rama Rimeiar Putra, Kejari Aru Andi Panca Sakti. Sementara Sekda Kabupaten Kepulauan Aru Mohammad Djumpa bertindak sebagai moderator.

Dalam paparannya Bupati Johan Gonga menjelaskan pelaksanaan rakor dan sosialisasi New Normal di Kabupaten Kepulauan Aru merupakan tindak lanjut aturan dan ketentuan dari Pemerintah Pusat.

“Untuk itu, dalam menghadapi New Normal tersebut kedepannya dibutuhkan banyaknya sosialisasi kepada masyarakat, terutama dalam hal penggunaan masker,” ujar Gonga.

Bupati Kabupaten Kepulauan Aru yang juga berprofesi sebagai seorang dokter ini katakan New Normal merupakan istilah yang merujuk kepada pola hidup baru di situasi pandemi Covid-19. Dalam penerapannya, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, selalu mengenakan masker, menjaga jarak (Physical distancing), hingga menghindari kerumunan agar terhindar dari penularan Covid-19.

BACA JUGA:  Antisipasi Musim Penghujan, Polresta Sidoarjo Adakan Rakor BPBD

”Kepulauan Aru termasuk zona hijau jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Untuk itulah, kita berharap masyarakat dalam mengantisipasi pencegahan dan penyebaran Covid-19 ini agar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah harus tetap dijalankan demi pencegahan penularan virus korona,” himbau Bupati Aru.

Suasana rakor dan sosialisasi New Normal di Kabupaten Kepulauan Aru

Sementara itu, Kapolres Eko Budiarto menyampaikan New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan tetap menggunakan standar kesehatan dan upaya menyelamatkan hidup warga.

Selanjutnya, pemberlakuan New Normal juga untuk menjaga agar negara tetap bisa berdaya menjalankan fungsinya dengan proses pendisiplinan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di sejumlah sarana publik menuju Kehidupan Normal Baru atau New Normal.

Untuk itu Kapolres mengajak semua instansi serta stakeholder agar memberikan  sosialisasi kepada masyarakat sehingga lebih disiplin lagi guna melawan wabah covid-19.

BACA JUGA:  Soal Limbah, DPC LPK-MS Desak Bupati Bengkulu Tutup Ijin PT CBS

New normal sejatinya adalah konsep yang diterapkan bagi masyarakat untuk menyesuaikan dan beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru dalam beraktifitas,” terang Budiarto. 

Kapolres Eko juga menambahkan New Normal ini juga bertujuan untuk mengantisipasi terpuruknya ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang tanpa kepastian kapan akan berhenti.

“Saya harap dalam New Normal yang nantinya akan diberlakukan di Kepulauan Aru, kita dapat mengatur pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan dalam masa pandem Covid-19,” himbau Mantan Kasubdit IV Ditintelkam Polda Maluku ini.

Penjelasan senada juga disampaikan Danlanal Aru Letkol Laut (P) Rama Rimeiar Putra yang dalam arahannya menjelaskan kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru dalam rangka pencegahan covid-19 ini merupakan tugas dan  tanggung jawab bersama yang tidak hanya diri sendiri tetapi juga untuk orang lain.

BACA JUGA:  Peduli Covid-19, Brimob Maluku Gelar Dapur Lapangan Untuk Warga Dobo

“Ini sangat penting mulai dari diri kita sendiri walaupun saya baru menjadi bagian dari kabupaten Kepulauan Aru. Jadi kita harus ikuti protokol kesehatan ini untuk kita semua, bukan saja untuk diri kita sendiri. Prinsipnya lebih baik mencegah daripada mengobati” jelasnya singkat.

Untuk diketahui, kegiatan rakor yang berlangsung selama hampir 2 jam itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini terlihat saat seluruh peserta yang hadir menggunakan masker dan menjaga jarak satu sama lainnya (physical distancing).

Turut hadir dalam rakor itu, Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala UPP Klas III Dobo, Kepala UBPU Bandara Rar Gwamar Dobo, Kepala Puskesmas, FKUB, Kordinator Tim Terpadu Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Lurah, LSM, OKP, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya. (Manuel)

Komentar