oleh

FWJ Desak Polisi Ringkus Markus Bangunan Rumah Mewah Milik Presenter Poppy Putri

Kabartoday, Jakarta – Artis cantik sekaligus presenter Poppy Putri baru-baru ini dikabarkan tengah dilanda konflik. Pasalnya bangunan rumah mewah miliknya yang berada di Blok C7/10, Bumi Karang Tengah Jakarta Selatan telah melanggar peraturan Perda dan Pergub soal IMB.

Bukti pengajuan Izin C373/190903384D, yang menyebut GPA (Gambar Perencanaan Bangunan) yang diajukan tidak sesuai dengan kondisi lapangan, berdasarkan hasil survey, bahwa yang sudah dibangun tahap struktur dengan sangat jelas melanggar GSB dan jarak bebas belakang yang tidak sesuai dengan kondisi KRK (Ketetapan Rencana Kota), sehingga tidak dapat dikeluarkannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Sebagai kontrol sosial publik, Ketua Forum Wartawan Jakarta Mustofa Hadi Karya atau yang sering disapa bung Opan ini di Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Menjelaskan dirinya telah menerima laporan dan pengaduan atas pelanggaran tersebut.

Ia juga akan meminta Walikota Jakarta Selatan melalui Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) maupun Sektor Kecamatan Cilandak perlu adanya pengawasan yang lebih ekstra.

“Ini sudah jelas adanya pembiaran dan upaya-upaya meloloskan bangunan untuk tetap berdiri meski diketahui sudah melanggar ketentuan dan aturan yang telah berlaku, bahkan bangunan yang rencananya berdiri 2 lantai itu telah dikerjakan hingga saat ini pencapaian 70% berdiri. “Ucap Opan.

BACA JUGA:  KKN PGRI Semarang Ajak SDN 1 Gubug Hidup Sehat

Bangunan yang dimaksud olehnya merupakan bangunan rumah mewah diatas luas tanah seluas 462 meter persegi, dimana bangunan lantai bawah dibuat full press seluas total tanah yang tersedia yakni 462 meter, dan bangunan atas seluas 308 meter. Bangunan yang melanggar GSB tersebut diketahui milik pasangan artis Poppy Putri dengan Dato’ Abdul Rahim Al Haj seorang pengusaha asal Malaysia.

“Kita sudah kroscek dan sudah bertemu dengan Saroso Widodo orang kepercayaan pemilik bangunan, Joko pelaksana pekerjaan yang juga dihadirkan, M. Nabil yang mengaku dirinya sebagai orang yang mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas bangunan tersebut. “Singgung Opan.

Dalam pertemuan itu, Saroso Widodo mengatakan pemilik atas nama Poppy Putri dan Dato’ sebenarnya hal ini tidak akan berdampak panjang.

Opan juga menambahkan pihaknya telah mendatangi kantor kecamatan Cilandak pada hari Senen (27/1/2020), “tim kami sudah kroscek juga ke kantor kecamatan Cilandak, dan bertemu dengan beberapa orang petugas Citata, namun didapati belum adanya pemberitahuan atas berdirinya bangunan itu oleh pihak pemilik. “Ulasnya.

BACA JUGA:  Polda Maluku Gelar Gowes Sinergitas Bareng TNI Promo Wisata Daerah

Ditempat yang sama, Mundari Camat Cilandak juga mengakui belum tau adanya persoalan pembangunan rumah mewah seorang artis dan presenter Poppy Putri tersebut. Dijelaskan Mundari, ia baru 2 minggu menjabat sebagai Camat Cilandak.

“Super hebat, bangunan mewah itu tetap berdiri kokoh dengan kondisi 70% berdiri, taksiran kami sudah menghabiskan anggaran lebih dari 1 Miliar rupiah, dan tidak adanya penyegelan maupun pemberhentian pelaksanaan membangun, meski diketahui telah melanggar ketentuan dan aturan yang tertuang dalam Perda No. 1 Tahun 2004 tentang Zonase Peruntukan, Perda No. 7 Tahun 2010, Pergub No. 128 Tentang Sanksi tanpa IMB, Pergub No. 129 Tahun 2012 Tentang Tata Cara memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Beber Opan.

Opan mendesak Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Administrasi Kota Jakarta Selatan untuk membongkar seluruh bangunan yang berada di Blok C7/10, Bumi Karang Tengah, Jakarta Selatan, dan meminta segera polisi meringkus oknum markus bangunan. Menurutnya apapun itu, pemilik sudah melanggar aturan dengan mendirikan bangunan tanpa mengantongi IMB.

“Kami juga telah menerima surat dari pengelola Bumi Karang Tengah atas nama PT. Jaya Teakfurn, Land Developer & Real Estate, Nomor 003/JTF-SU/I/2020, tertanggal 22 Januari 2020, tentang pemberhentian aktifitas bangunan sebelum diterbitkannya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). “Terang Opan.

BACA JUGA:  Sidang Gugatan Sengketa Kepemilikan Tanah Warung Sila I, Kaharudin Latief dan BPN Jaksel Mangkir

Sebelumnya, Saroso Widodo mengkisahkan ditengah-tengah pertemuannya dengan Forum Wartawan Jakarta beberapa hari lalu di Cinere.

“Jujur saja atas nama pemilik, saya menyampaikan minta maaf dan sebenarnya tidak ada maksud untuk melanggar ketentuan Perda maupun Pergub terkait IMB. Karena kami semua awalnya telah menyerahkan ke orang yang telah menyanggupi untuk mengurus ijin dan lainnya. “Beber Saroso di Cinere, beberapa hari lalu.

Saroso juga menyampaikan bahwa pemilik siap dibongkar bangunannya yang melanggar GSB tersebut dan akan mengikuti aturan yang berlaku.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pemilik, dan tidak apa dibongkar pada bagian yang dikatakan melanggar GSB itu kok. “Ujarnya.

Dikabarkan, setelah Poppy dipersunting Dato’ pada tahun 2016 lalu kehidupan mereka harus hidup di kota berbeda lantaran aktivitas masing-masing.

Dato’ sendiri adalah pengusaha asal Malaysia. Sementara, Poppy banyak memiliki aktivitas sebagai selebriti maupun pebisnis di Jakarta.[]Bs/Sh

Komentar