oleh

Gadis Dusun Duren Pilangkenceng Madiun Ini Lumpuh Sejak Usia 7 Bulan

Kabartoday, Madiun – Miris dan memilukan apa yang dialami Mulyani (22). Gadis asal Desa warga dusun Duren desa Duren kecamatan Pilangkenceng kabupaten Madiun ini lumpuh sejak ia berusia 7 bulan.

Di rumahnya yang sangat sederhana terbuat dari bambu, berlantai tanah, dengan beralas terpal biru, Mulyani hanya bisa terbaring tak berdaya.

Muluani hidup bersama orangtuanya yang selama ini hanya mengandalkan hidup dari hasil buruh tani.

seperti dilansir republiknews.id, Berawal dari informasi masyarakat terkait kondisi Mulyani, maka kami bergegas ke rumah Suratman orang tua Mulyani warga dusun Duren desa Duren kecamatan Pilangkenceng kabupaten Madiun.

BACA JUGA:  Cegah Covid-19, Polresta Tangerang Bubarkan Resepsi Pernikahan

Menurut keterangan Suratman, apa yang dialami anaknya mulai usia 7 bulan hingga sekarang belum dapat disembuhkan, karena kondisi ekonomi yang terbatas tidak mampu membiayai anaknya berobat.

Kondisi rumah keluarga Suratman

Dikisahkan Suratman, berawal kondisi badan Mulyani panas tinggi dan mengalami kejang-kejang, lalu dibawah ke mantri desa, atas saran mantri desa, Mulyani harus dirawat inap di rumah sakit, karena pada saat itu kondisi keuangan yang sangat terbatas, maka Suratman hanya mampu merawat di rumah yang sangat sederhana.

BACA JUGA:  Kapolsek KPYS : Pelayanan Prima di Pelabuhan Yos Sudarso Butuh Sinergitas Semua Instansi

Dari pengakuan Suratmat, kondisi dan kehidupan yang dialami Mulyani dalam kurun waktu puluhan tahun ini sama sekali belum merasakan sentuhan bantuan apapun dari pemerintah, baik dari dinas sosial maupun dinas kesehatan.

Bahkan yang lebih miris lagi perangkat desa maupun kades setempat seakan tutup mata dengan kondisi warganya yang sangat memprihatinkan tersebut.

BACA JUGA:  Tak Kantongi Ijin Resmi, Polisi Grebek Gelanggang Permainan di Batam, Ini Komentar Rudi Sah Indra

Menurut keterangan Saminem (44), ibu kandung Mulyani, yang setiap hari merawat anaknya itu hanya bisa pasrah dan berdoa serta berharap agar anaknya bisa seperti anak yang lainnya.

Keluarga berharap ada uluran tangan para dermawan ataupun pihak pihak pemerintah yang peduli dengan kondisi anaknya Mulyani.(imam/tim.editor.Op)

Komentar