oleh

Galian C Resahkan Masyarakat, Bupati Kampar Bentuk Tim Yustisi

kabartoday, Bangkinang Kota – Terhadap Galian C (Kelas Pasir dan Batu) tambang Batu Bara yang beroperasi di Kabupaten Kampar diharapkan dapat memberikan kenyamanan keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Namun yang terjadi malah sebaliknya, meresahkan dan menjadikan tidak keseimbangnya lingkungan sehingga dapat menyebabkan berbagai kondisi yang merugikan semua pihak.

Demikian salah satu himbauan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto saat memimpin rapat Penertiban Kegiatan Aktivitas Galian C dan Tambang Batubara di Kabupaten Kampar yang gelar di Aula Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Kampar pada hari Senin, (13/5/2019).

BACA JUGA:  Diduga Jadi Korban Perampokan, Seorang Kakek Ditemukan Warga Dalam Kondisi Luka - Luka

Bupati kampar menambahkan, pentingnya tertib aktifitas galian c dan tambang batubara, sebagai solusi mempersempit adanya faktor yang mengganggu maupun meresahkan masyarakat.

“Kondisi seperti itu harus menjadi perhatikan kita, jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan. “Kata Catur Sugeng menekankan.

Oleh sebab itu lanjut ia, pihaknya akan bentuk tim Yustisi dalam rangka penertiban galian C baik terhadap perusahaan yang telah memiliki izin apalagi yang tidak memiliki izin.

Catur juga menyebut lebih kurang ada 22 Galian C, yang memiliki izin hanya sembilan lokasi, dan satu lokasi Batubara yang belum dieksplorasi. “Ucap Catur.

BACA JUGA:  PT. Etika Jayadi Makmur Di Bobol Pencuri

Kewenangan pengelolaan izin yang di keluarkan oleh Provinsi kata Catur menjadi kajian kita semua, jika tidak dilakukan, maka pengendalian tidak dapat dijalankan secara maksimal.

“Berkaitan dengan Tambang ini, tidak hanya berkaitan dengan adanya izin, ketika izin telah dikantongi harus juga patuh terhadap aturan yang berlaku, serta menjaga keseimbangan lingkungan, terlebih penting lagi tidak terganggunya keamanan dan kenyamanan masyarakat, apalagi terhadap galian C yang tidak memiliki izin, ini tentunya menjadi sasaran penertiban.,”Jelasnya lagi.

BACA JUGA:  Warga Kamal Butuh Air Bersih, TRC Desak Anies Sikapi Kebutuhan Warganya

Sesuai dengan himbauan Gubernur Riau untuk pengendalian galian C agar dapat membentuk tim Yustisi sebagai solusi persoalan tidak lagi meresahkan masyarakat baik dampak kerusakan lingkungan serta dalam proses mengurus izin, dan nantinya dapat beroperasi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Hadir pada kesempatan tersebut Dari Dinas Energi Sumberdaya Mineral Provinsi Riau, Camat SE Kabupaten Kampar, Para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar, Serta lintas sektoral yang tergabung didalam Tim Yustisi Kabupaten Kampar.(Pjr)

Komentar