oleh

GANNAS Kecam Upaya Pasok Narkoba Ke Lapas

Kabartoday, Jakarta – Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada BNNP Bali yang telah menangkap oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan Denpasar bernama I Made Teguh Kuri Raharja (28) yang hendak memasukkan ekstasi sebanyak 590 butir di dalam bungkus Kopi Kapal Api ke dalam penjara pada Sabtu 20 April 2019.

“Kami mengecam keras terhadap masih adanya upaya memasukkan narkoba ke wilayah pembinaan Lapas yang sejatinya haruslah steril, “kata Yusdiana MY, Ketua DPW GANNAS Bali di Denpasar, Senin (22/4/2019).

Sebelumnya beredar sebuah video seorang sipir yang ditangkap saat akan membawa masuk ekstasi ke dalam penjara, viral di media sosial.

BACA JUGA:  Pitra Romadoni Dapat Ancaman Via WhatsApp Begini Reaksinya

Kabid Advokasi Hukum Gannas, I Made Somya Putra mengemukakan bahwa tertangkapnya oknum sipir penjara ini tidak sejalan dengan upaya keras BNN dan Lapas dalam memberantas jaringan narkotika di lapas serta upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang selama ini digaungkan BNNP bersama dengan para penggiat anti narkoba di Bali.

BACA JUGA:  BPN Prabowo Tolak Hasil Penetapan KPU, Selisih Suara Terpaut hampir 17 Juta, Jangan...Jangan...

Kadek, Petugas Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Minkamtib) Lapas Kelas IIA Denpasar menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kerjasama dengan BNNP Bali terkait penangkapan petugas atas nama I Made Teguh Kuri Raharja (28) dengan barang bukti 590 Pil Ekstasy di dalam 20 Sachet Kopi Kapal Api beserta 1 buah Hp merk Samsung, 1 buah HP merk OPPO dan beberapa buku tabungan dari sejumlah bank dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KaKPLP) segera menggeledah Wisma Lovina dan mengungkap warga binaan pemasyarakatan (WBP) atas nama Surya Adi Putra yang diduga menyuruh petugas untuk memasukkan narkoba tersebut.

BACA JUGA:  Sinetron Pengakuan Bohong Iwan Disuruh Kivlan Zen Terbongkar

Kalapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar, Toni Nainggolan saat kejadian sedang berada di kampung halamannya di Medan Sumatra Utara untuk merayakan Paskah bersama keluarga.(Bbg)

Komentar