oleh

Gara-Gara Kambing, Oknum Kades Sirna Jati Aniaya Warganya sampai Babak Belur

Kabartoday, Bekasi – Lagi-lagi masyarakat Kabupaten Bekasi dihebohkan dengan sebuah perbuatan tercela oleh salah satu oknum Kades Sirna Jati H. Ridwan Sunarya. Dalam aksinya, oknum Kades dibantu perangkat RT dan RW. Informaai yang diterima kabartoday.co.id, peristiwa tersebut terjadi di akhir bulan desember 2018.

Mereka di duga lakukan penganiayaan serta pengeroyokan terhadap seorang warga kampung Sarua, Desa Sirna Jati, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang bernama Hatta Bin Oto.

Mendapatkan laporan warga, tim LBH LSM Topan RI langsung bergerak mendatangi pihak korban (Hatta), karena waktu sudah malam, tim tidak bertemu korban, hingga akhirnya menghubungi salah satu Kordinator Wilayah (Korwil) Jabar Bernama Hendry yang sedang mengawal Kasus tersebut.

BACA JUGA:  Disidang Praperadilan, Tonin Benarkan Kivlan Zen Akan Beberkan Dirinya Korban Fitnah
Hatta (korban) pengsniayaan dan pengeroyokan oknum Kades Cs

Sekitar pukul 05.00 Wib, Hatta berhasil ditemukan ditempat saudara Ocit pemilik Gilingan Padi. Saat itu Ocit mempertanyakan ke Hatta, itu kambing siapa?

Hatta mengakui tidak tau sama sekali asal muasal Kambing tersebut, hingga akhirnya si pemilik gilingan padi meminta Hatta untuk membawa kambing pulang, agar ketika ada yang mencari kambingnya yang hilang bisa di informasikan posisi kambing tersebut ada di rumah Hatta.

Karena Hatta takut di tuduh maling, akhirnya kambing pun tidak di bawa pulang dan di lepaskan. Tidak lama berselang waktu, pemilik kambing mendatangi kediaman Hatta dengan tujuan menanyakan Kambingnya dengan nada geram, tapi apa daya si kambing sudah di lepaskan dan pemilik kambing pun marah-marah agar Hatta mengakui perbuatannya.

BACA JUGA:  The New Normal , Sektor Curug Lakukan Upaya Mencegah Terjadinya Penularan Covid-19

Singkat cerita, Hatta akhirnya menyerahkan biaya ganti rugi kepada si pemilik Kambing sebesar Rp 1 juta pada tnggal 30 Desember 2018 dengan maksud agar urusan clear.

Tetapi apa daya, bukan masalah selesai yang didapat Hatta. Keesokan harinya sekitar Pukul 06.00 Wib, Hatta didatangi sekitar 5 orang yang diketahui orang-orang tersebut adalah Kepala Desa (Kades) Sirna jati bersama perangkat RT dan RW.

Kedatangan kades tersebut bernada marah-marah dan kemudian melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Hatta hingga babak belur.

BACA JUGA:  Pohon Di Depan TPU Di Tabrak Pengendara Motor

Pada tanggal 31 Desember 2018, akhirnya Hatta membuat laporan pertama bersama pihak keluarga ke Polsek Cibarusah dengan Nomor Lp/41/42-Cr/K/2018/Sek-Cr. Hatta melaporkan tindakan oknum kades Cs untuk memperoleh Keadilan.

Hantaman oknum kades Cs telah menyebabkan Hatta mengalami memar di kelopak mata kiri dan luka di lengan serta di bahu.

Iptu Purwanto Kanit polsek Cibarusah saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkatnya membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap saudara Hatta yang di lakukan oleh oknum Kepala Desa yang di terima tanggal 31 Desember 2018.(Tom)

Komentar