oleh

Gara-Gara Penghulu KUA Ngaret, Pasangan Calon Manten Hampir Batal

Kabartoday, Pemalang Jateng – Kisah minor tentang perilaku Penghulu, khususnya berkait dengan kebiasaan “Jam karet” kerap terjadi. Kali ini seperti yang dilakukan Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kab.Pemalang Jawa Tengah.

Calon manten, besan dan para undangan sempat dibuat bingung oleh penghulu KUA tersebut, hampir tidak hadir untuk menikahkan calon manten.

Perisitwa ini terjadi pada pasangan M Samsul Arifin dan Diana yang berhajat di Jl. Garuda Rt 9/07, Desa Pegundan Kec. petarukan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Sabtu (15/6/2019).

BACA JUGA:  Wabup Situbondo Lantik 927 Ketua dan Anggota BPD Masa Bakti 2019-2025

Di Hari resepsi pernikahan putri nya yang sangat sakral, orangtua mempelai nyaris shock dan Panik, bahkan hampir batal menikahkan putrinya lantaran Petugas PPN kantor urusan agama KUA Petarukan yang menandatangani Regrestrasi pada saat pendaftaran bulan lalu datang ngaret.

Justru entah kenapa., tanpa alasan yang pasti penghulu tidak hadir. Ketika dikonfirmasi KUR Kesra Bekhi, kepada Media di Rumahnya, Minggu (16/6) sekitar pukul 16.25 Wib membenarkan atas kekeliruan tersebut.

BACA JUGA:  GPMI Siapkan Generasi Rabbani DKI Jakarta

“Maaf karena jadwal padat. “Alasan KUR Kesra Bekhi.

Diketahui telah tercantum disurat undangan Akad Nikah dilakukan Pada hari Sabtu tanggal 15 Juni 2019 Pkl 10.00 WIB, namun petugas penghulu KUA datang Pkl 14.20 WIB ketika Akad nikah telah selsai dilakukan oleh Habib Abdullah bin Hasan bin Muhamad bin Tohir All Hadad dimana beliau tamu undangan dari Tegal.

Kedatangan Ust Mubarot selaku penghulu yang ditugaskan KUA Petarukan telat lebih dari 4 jam itu kemudian meminta maaf dengan berbagai alasan klasik terhadap Kedua mempelai sekaligus memohon maaf kepada Sohibul hajat.

BACA JUGA:  Satgas Banops Urdokkes Polres Cilegon Patroli Kesehatan di Pospam Wisata Anyer

Menurut Kardaan Sohibul hajat yakni orangtua mempelai menyebut sudah berulangkali menghubungi penghulu KUA, namun tak direspon.

“Pak Lebe (Penghubung penghulu KUA) sendiri sudah dihubungi berkali-kali melalui seluler sampai dijemput pun tidak segera datang. “kata Kardaan.

ketika Media ini langsung dapati mempelai Putra, dipelaminan, Pada hari Sabtu (16/6) sekitar pukul 17.20 WIB, Ia mengatakan kecewa atas perisitiwa tersebut.(Rae)

Komentar