oleh

Gedung Ibadah GKPS Cengkareng Resmi Dibuka

Kabartoday, Jakarta – Peresmian penggunaan gedung yang baru selesai direhab sejak tahun 2018 lalu resmi dibuka. Peresmian GKPS ini juga sekaligus memperingati hari jadinya yang ke 42.

Ketua panitia peresmian GKPS, St. Manatsius Damanik mengatakan pihaknya mengapresiasi semua pihak yang ikut mendorong dan mensupport pembangunan GKPS wilayah Cengkareng Jakarta Barat sebagai bentuk kepekaan toleransi antar umat beragama.

“Kita tak pungkiri bahwa semua pihak telah menjadi bagian yang tak terpisahkan hingga terlaksananya peresmian gereja ini, meski kita barengi dengan jatuhnya hari jadi GKPS Cengkareng yang ke 42. “Ucap Damanik dilokasi acara, Sabtu (24/11/2019) siang.

BACA JUGA:  Festival Pencak Silat Botani Square Cup VII 2019 Resmi Dibuka Wakil Walikota Bogor

Ia juga menyebut turut mengundang Pimpinan Pusat GKPS , Praeses Distrik VII, Pengurus GKPS Resort Cengkareng, jemaat GKPS  Cengkareng, jemaat GKPS Kana dan jemaat GKPS Kebun jeruk.

Bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 276 M2 ini dikatakan Damanik berstatus tanah kepemilikan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) tanah Gereja atas nama GKPS dengan No. 13672 tanggal 7 Juli 2015.

Sementara Ketua Bidang Pembangunan, St. Damly Rowelcis Purba menjelaskan perenovasian gedung GKPS di awali dengan peletakan batu pertama pada hari minggu 22 Juli 2018 tahun lalu.

Ketua Bidang Pembangunan, St. Damly Rowelcis Purba

“Sekitar tahun 2018 lalu kami sudah meletakan batu pertama untuk dimulainya perombakan dan perenovasian GKPS ini. “Kata Damly.

BACA JUGA:  Bekerjasama Dinkes, Polsek Kampar Lakukan Desinfeksi Di Area Layanan Publik

Dengan niat dan kemauan untuk mewujudkan nilai ibadah yang lebih baik, dan bermodal awal Rp 986.885.843 hasil pengumpulan dana jemaat Kristen Protestan Simalungun, maka tercetuslah keseriusan untuk merubah total bangunan lama menjadi bangunan ibadah yang layak.

“Awalnya kita robohkan gedug lama dan diratakan, lalu kita bangun kembali dengan tekstur bangunan dari arsitek seorang beragama islam yang bernama Erwin. Rancangan yang dikonsepkan menjadi inspirasi kita semua dengan total dana pembangunan sebesar Rp. 3,7 Miliar. “Jelas Damly.

Dipertengahan jalannya pembangunan GKPS, pihaknya juga membenarkan telah mendapat bantuan pendanaan dari kementrian agama sebesar Rp. 100 juta.

BACA JUGA:  Satgas BKO Gelombang I Kodim Malra dan Kepulauan Aru Purna Tugas

Ditempat yang sama, Pimpinan Pusat GKPS, Pdt. Martin Rumandja Purba mengulas sedikitnya ada 620 GKPS lokal di Indonesia. Kesemuanya disebut Martin berpusat dipematang siantar Sumatera Utara.

Pimpinan Pusat GKPS, Pdt. Martin Rumandja Purba

“Dengan peresmian GKPS Cengkareng ini, saya bersuka cita atas kembalinya dibangun rumah ibadah GKPS dengan megah. “Ulas Martin.

Martin menguraikan bahwa GKPS adalah Gereja Kristen Protestan milik suku simalugun yang berdiri sejak tahun 1903.

“Ini bentuk pengabdian dalam melestarikan budaya suku kami di Jakarta. Setidaknya sudah ada 16 gereja jemaat lokal di DKI ini dan 15 ribu jemaatnya. “Pungkasnya[]Boim

Komentar