oleh

Gelar Bintek PP AJiB Dapat Kunjungan Kasat Reskoba Polres Jombang

Kabartoday, Surabaya,- Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Mochammad Mukid S.H. bersama rombongan dan KBO Narkoba IPTU Pranan seusai melakukan pertemuan Rapat bersama jajaran Polda Jatim di Hotel Santika jalan Jemursari Surabaya, langsung melakukan kunjungan, meninjau lokasi tempat Rehabilitasi PP AJIB di jalan Raya Gersik Gadukan Timur Surabaya, Selasa (30/03/2021)

Kunjungan AKP Mochammad Mukid ketempat Rehabilitasi PP AJIB ingin mengetahui kondisi keadaan beberapa  anak terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang sedang menjalani Rehabilitasi di PP AJIB sekaligus meninjau beberapa fasilitas kamar Rehabilitas di PP AJIB yang di dampingi sekjen PP AJIB Umar Al khothob sekaligus ketua DPD Puskominfo jawa timur

Kasat reskoba polres Jombang AKP M Mujid saat memberi paparan

Kunjungan ini bersamaan dengan adanya giat Bintek yang di ikuti oleh seluruh pengurus PP AJIB, tampak juga hadir dewan pembina sekaligus pemilik bangunan Hotel Antariksa yang dihibahkan untuk tempat Rehabilitasi Habib Abdul Kadir Zain Asegaf beserta istri, Sekjen DPP PP AJIB Umar Al Khothob,  pemberi materi Bintek perwakilan dari DPP IPWL GMDM jakarta dan tampak hadir Kasat Narkoba Polres Jombang AKP M. Mukit.

Kunjungan ini sangat berarti dimana saat para pasien Rehab sedang ikut materi pelatihan bimbingan teknis   (Bimtek) dan ada beberapa hal penyampaian pesan dari AKP M. Mukid kepada para pasien Rehab dari jombang, Manfaatkan kesempatan Rehab ini sebaik mungkin karena proses Rehabilitasi ini hanya satu kali, dan saya minta kalian semua dapat berubah di rehab ini, dan jangan sampai mengulang kembali, karena kalau kalian terdapat melakukan hal yang sama penyalahgunaan narkoba, saya tidak akan segan-segan menindak sesuai dengan proses hukum.  Ungkap M. Mukid

AKP M. Mukit selaku dewan pembina rehabilitasi narkoba PP AJIB. memaparkan didepan pengurus maupun peserta Bimtek Konselor NAPZA ada 3 Faktor yang harus diingat Dimana 3 faktor, tersebut dapat mempengaruhi se-seorang terjebak dalam putaran narkoba, 1(satu). Faktor individu, 2(dua) Faktor lingkungan, 3(tiga). Faktor medsos maka dari itu kita harus cermat yang baik kita ambil yang negatif kita buang, “tutur AKP Mukit saat memaparkan,


AKP. M. Mukid, juga menerangkan bila warga tertangkap karena sebagai pengguna narkoba mereka wajib untuk direhabilitasi, rehabilitasi itu ada 2 soal pertama rehabilitasi secara medis kedua rehabilitasi sosial, sesuai dengan pasal 554 UU no. 35 tahun 2009, atas permintaan penyidik, orang tua korban atau dari korban bisa melakukan permohonan rehabilitasi dan itu wajib kita lakukan sesuai dengan program 100 hari bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit. 
“Makanya sebelum kita menentukan pasal, dari kepolisian wajib hukumnya sesuai perkap no. 6 tahun 2019 kita gelar perkara awal, gelar inilah yang menentukan sangkaan seseorang statusnya seperti apa, makanya tidak boleh sembarang dan gelar perkara itu bisa sampai 3 kali sesuai dengan pasal 184 KUHP dengan adanya 2 alat bukti yang kuat baru kita bisa menemtukan sangkaan pasal, ” terang AKP Mukit.

Tidak hanya memberikan paparan kepada peserta yang hadir dalam Bintek, AKP Mukit juga memberikan motivasi dan semangat kepada para warga NAPZA agar tetap semangat dan mengingatkan, agar mereka tidak seperti keledai, “maksudnya keledai, “kalian kan paham, saking bodohnya dia akan selalu masuk kedalam lobang yang sama dan ini jangan terjadi pada diri kalian, bila sekarang kalian tertangkap kami masukkan kalian ke panti rehabilitasi tapi bila terjadi untuk yang kedua kalinya kami dari kepolisian tak akan memberikan ampun lagi, sel (tahanan) lah yang harus kalian rasakan, “tutup AKP Mukit. (Tws)

BACA JUGA:  Satpol PP Gerebek Toko Kosmetik Yang Diduga Jual Barang Terlarang

Komentar