oleh

Gerakan Mahasiswa ABS Akan Geruduk Gedung MK

Kabartoday, Jakarta,- Gerakan Mahasiswa Anak Bangsa Sejati (GEMA ABS) akan melakukan ujuk rasa di gedung Mahkamah konstitusi, jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada 17 Juni 2019.

Dalam aksinya Gema ABS berencana akan melakukan ujuk rasa damai, meminta kepada Mahkamah konstitusi agar tetap bersikap netral, dan tegas dalam menyikapi polemik pilpres 2019.

Adapun tuntutan mereka antara lain :

1. Gerakan Mahasiswa Anak Bangsa Sejati Mendesak Ketua MK Dr Anwar Usman untuk menjaga marwah MK untuk tetap independent tanpa interpensi pihak manapun.

2. Gerakan Mahasiswa Anak Bangsa Sejati Mendesak Ketua MK Dr Anwar Usman untuk segera memutuskan dan membuat surat keputusan Bahwa Pasangan Capres-Cawapres Ir H Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin untuk segera di diskualifikasi dari Capres-Cawapres karna cacat secara hukum dan tidak memenuhi Persyaratan menjadi Pasangan Capres-cawapres Periode 2019-2024 karna telah Melanggar undang – Undang Pemilu, karna Prof Dr KH Ma’ruf Amin Masih Menjadi Pejabat BUMN yaitu Ketua Dewan Pengawas PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah.

BACA JUGA:  Gadis Cilik 11 Tahun Berikan Tabungannya untuk Perjuangan Prabowo-Sandiaga di Acara Deklarasi Alumni SMAN 46 'Texas' Kebayoran Baru

Menurut mereka, banyak sekali keganjilan dan penyelewengan wewenang yang terjadi prapilpres dan pasca pilpres seolah-olah salah satu Capres -cawapres di paksakan untuk di menangkan dengan berbagai disign untuk melancarkan dan memuluskan visinya meskipun dengan cara- cara Irasional dan inkonstitusional.

Kecurangan yang terstruktur dan sistematis yang di lakukan oleh salah satu Capres – Cawapres bahkan terduga bersekongkol dengan pihak Oknum Pejabat KPU, Bawaslu, dan beberapa oknum Birokrasi dan Lembaga Negara yang seharusnya bersifat Independen.

BACA JUGA:  Open Festival World Pencak Silat Prabowo Pidato Gunakan Bahasa Inggris
Abdul Rosid, Ketua Umum GEMA ABS

Gema ABS juga mencermati UU Pemilu, Pasal 227 huruf P UU nomor 7 tahun 2017 menyatakan, seorang calon atau bakal calon dia harus menandatangani satu informasi atau keterangan, di mana dia tidak boleh lagi menjabat satu jabatan tertentu ketika dia sudah sah mencalonkan.

Ma’aruf Amin masih Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas PT Bank Syariah Mandiri, PT BNI Syariah. Berdasarkan Kajian menurut Undang -Undang Persyaratan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Maka pasangan Capres-cawapres Ir H Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin seharusnya sudah di diskualifikasi sebagai Calon Presiden dan calon Wakil Presiden karna tidak memenuhi Persyaratan, ‘jelas ketua umum Gema ABS, “Abdul Rosid.
(Anna)

BACA JUGA:  Tanggapi Pertanyaan Tim Hukum KPU Hakim Konstitusi 'Jangan Diributkan'

Komentar