oleh

‘Gesah Siber’ di SDN 1 Genteng Wetan Bersama BPAN LAI Banyuwangi

Kabartoday, BANYUWANGI – Dianggap sebelah mata oleh masyarakat, sampah seringkali dibiarkan begitu saja tanpa pengelolaan yang baik dan menjadi beban untuk kebersihan maupun kelestarian lingkungan.

Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat juga berpotensi memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satunya adalah minimnya kesadaran akan pentingnya pengolahan sampah.

Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia BPAN LAI) Banyuwangi, melalui Divisi Sosial Lingkungan, melakukan sosialisasi Gerakan Siswa Mengubah Sampah Menjadi Berkah (Gesah Siber) di SDN 1 Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Substansi dari giat ini adalah melakukan pilah sampah menjadi berkah, Jum’at (20/9/19) pagi.

Program pengelolaan dan sosialisasi sampah ini disambut baik oleh Kepala SDN 1 Genteng Wetan Drs. H Hanafi Mpd, bersama para dewan guru. Bahkan Kasi Trantib Kecamatan Genteng, Masruri, merasa perlu memberikan dukungan terhadap program yang di promotori oleh Sub Divisi Sosial Lingkungan Bagian Pengelolaan Sampah, drh. Lamseng Saragih.

BACA JUGA:  KJS Ragunan Bugar Ajak Emak - emak Milenial Senam Kebugaran

Dihadapan para guru dan siswa siswinya dia jelaskan tentang pengelolaan sampah organik dan sampah anorganik, pemilahan, dan cara penyimpanan sampah. Dalam kesempatan itu dilakukan simulasi kepada para siswa yang didampingi dewan guru. Diajarkan tentang pemilahan sampah dan manfaat sampah menjadi berkah. Para siswa pun mengamati dan mencermati dengan baik, seksama serta terlihat antusias.

Salah satu guru SDN 1 Genteng Wetan, Ujang Ahmad Sidiq mengatakan, sosialisasi tentang pengelolaan sampah tersebut sangat bagus dan bermanfaat bagi sekolah dan lingkungan sekitar.

“Mudah-mudahan siswa-siswi disini dapat memahami dan menjalankannya dengan baik dan berkelanjutan,” kata Ujang.

Kepala SDN 1 Genteng Wetan H. Hanafi juga menjelaskan, sebelumnya sekolahnya telah melakukan kebersihan sampah terutama yang ada didepan sekolah. Karena sebelumnya, didepan SD nya ada got. Dan disitu banyak tumpukan sampah yang menimbulkan pemandangan kumuh dan terlihat kotor, namun sekarang got kotor itu dirubah menjadi bersih dan tempat parkiran untuk wali murid yang menjemput anak anaknya.

BACA JUGA:  Kasat Lantas Polres Kampar Survei Jalan Rusak

“Dulu depan sekolah ini got yang kotor, dan sekarang sudah terlihat bersih untuk tempat parkiran bagi wali murid yang menjemput putra putrinta,” ucap Hanafi.

Sementara dalam waktu yang sama, Kasi Trantib Masruri, juga ikut turun memantau langsung kegiatan tersebut. Mengingat dirinya sebagai pemangku wilayah keamanan di Kecamatan Genteng juga bertugas untuk mensukseskan program kelestarian lingkungan, dalam hal ini pengelolaan sampah menjadi berkah.

“Ini merupakan program yang bagus. Karena selain lingkungan menjadi bersih dan sehat, program pengelolaan sampah ini akan menghasilkan uang. Dan tentu ini sangat bermanfaat bagi siswa siswi serta warga masyarakat sekitar,” pungkas Masrhuri.

BACA JUGA:  Kapolres Tangerang: Tanpa Teralis, Satu Penyebab Toko Emas Dirampok

Sementara Hakim Said SH, selaku pembina DPC BPAN LAI Banyuwangi, bersama Kadiv Sosial Lingkungan yang terjun langsung mengawal sosialisasi pengelolaan sampah di SDN 1 Genteng Wetan, spontan menyampaikan apresiasinya atas goodwill pihak sekolah.

“Semoga program pengelolaan sampah organik dan anorganik di SDN 1 Genteng Wetan ini bisa menjadi embrio sekaligus pilot project untuk sekolah tingkat dasar lainnya di Kabupaten Banyuwangi. Dan program Gesah Siber ini bisa berkelanjutan sebagai upaya pentingnya pengelolaan sampah,” lontar Hakim, diamini Kadiv Sosial Lingkungan, Agus Hariyanto. (HS) 

Caption : Lanseng Saragih, Sub Divisi Pengelolaan Sampah mengedukasi cara pilah sampah dihadapan siswa siswi SDN 1 Genteng Wetan, disaksikan Kasek H Hanafi, Kasi Trantib Kecamatan Genteng Masruri dan para dewan guru

Komentar

News Feed