oleh

GKRIA Jemaat Solagracia Ambon Teguhkan 37 Anggota Sidi Baru

-Daerah-74 views

Kabartoday, AMBON – Gereja Kristen Reformasi Indonesia (GKRIA) Jemaat Solagracia Ambon meneguhkan 37 jemaatnya sebagai anggota sidi baru gereja.

Peneguhan anggota sidi baru ini dilakukan dalam upacara liturgi Minggu pagi (28/6/2020) di Gedung Gereja sementara GKRIA Jemaat Solagracia di kompleks Oikumene, Benteng Atas, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Ibadah ini dipimpin Ketua Badan Pelayan Jemaat GKRIA Jemaat Solagracia Pendeta Poly Uspitany,S.Th, S.Pd

Tema yang diambil dalam ibadah peneguhan anggota sidi baru ini adalah “Berharaplah Kepada Allah, Sebab Aku Akan Bersyukur Kepada-Nya, Karena Dia Adalah Penolongku dan Allahku” (Mazmur 42 : 6b).

Prosesi ibadah dimulai dengan masuknya 37 calon anggota sidi serta para pelayan dan pendeta pemimpin ibadah ke dalam ruang gereja.

Para peserta sidi baru memasuki ruang Gereja GKRIA jemaat Solagracia Ambon

Dalam ibadah ini, bacaan Kitab Suci diambil dari Injil Lukas 9 : 51 – 62. Dalam bacaan ini terdapat dua perikop yaitu Yesus dan Orang Samaria serta Hal Mengikut Yesus.

Dalam khotbahnya, pendeta Poly Uspitany mengatakan dalam kehidupan Kristen serta mengikuti Yesus, maka Yang Setia Yang Akan Bertahan.

BACA JUGA:  Buntut Intervensi Politik Di Dusun Wael, Pria 51 Tahun Terluka

“Menjadi penggiring serta murid Yesus itu, siapa yang setia, maka dia yang akan bertahan memikul salib Yesus. Karena itu, kepada para calon anggota sidi baru yang telah menyatakan bersedia menjadi pengikut Yesus, maka setelah diteguhkan nanti semoga kalian dapat bertahan terus sampai akhir menjadi pengikut Yesus yang setia,” kata Uspitany.

Sebelum masuk peneguhan sidi, terlebih dahulu dilakukan upacara baptisan kudus kepada tiga orang calon anggota sidi baru. Masing-masing peserta baptis ini diurapi dengan air kudus oleh pendeta sebagai tanda mereka mengakui dengan segenap hati bahwa Yesus adalah Juru Selamat serta pernyataan bersedia untuk menjadi saksi Kristus.

Saat prosesi peneguhan sidi, diawali dengan pendeta menyampaikan tiga pertanyaan kepada para calon anggota sidi. Pertama, Adakah Saudara Percaya Kepada Allah yang adalah Bapa, Pencipta Langit dan Bumi dan Kepada Yesus Kristus Anak Tunggal Allah Bapa, Tuhan kita, Kepada Roh Kudus dari Allah yang memimpin kita kepada kebenaran dan hidup?

BACA JUGA:  Tes Urine Lima Pelaku Pesta Narkoba di Asrama Polisi Kota Ambon Positif Sabu

Pertanyaan Kedua, Apakah saudara dengan sepenuh hati, bersedia menyatakan Iman kepada Yesus Kristus yang diwujudkan dalam kehidupan setiap hari melalui perkataan dan perbuatan? dan pertanyaan Ketiga, Adakah saudara bersedia menjadi anggota sidi gereja yang dengan setia, rajin, tekun dan sabar mengambil bagian dalam pembangunan jemaat milik Tuhan, di dunia ini khususnya dalam pelayanan jemaat Gereja Kristen Reformasi Indonesia Solagracia Ambon?

Pertanyaan ini dijawab secara serentak oleh 37 peserta sidi dengan menyatakan kesediaan. “Ya, saya bersedia,” jawab mereka secara serempak.

Setelah pernyataan kesediaan para peserta sidi ini, pendeta kemudian meneguhkan mereka menjadi anggota sidi ini gereja.

“Berdasarkan pengakuan saudara-saudara, selaku hamba Yesus Kristus saya meneguhkan saudara-saudara menjadi anggota sidi Gereja Kristen Reformasi Indonesia Solagracia Ambon dalam nama Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus,” tegas pendeta Uspitany.

Selanjutnya dengan diiringi lagu Kidung Jemaat 371 Aku Rindu Pada Yesus, para peserta sidi kemudian bertelut berlutut di depan tempat duduk masing-masing.

BACA JUGA:  Seminar Psiko Edukasi Siapkan Agen Penyelamat Generasi Muda

Pendeta kemudian mengangkat tangan memberkati peserta sidi. “Kiranya Allah Sumber Segala Karunia yang telah memanggil kamu  dalam Kristus untuk menerima segala kemuliaan dan hidup kekal, melengkapi, meneguhkan dan Dia-lah yang empunya kuasa, sekarang dan selamanya. Amin,” doa pendeta.

Salah satu peserta sidi yang dalam keadaan berlutut di jemput Pendeta Poly Uspitany,S.Th,S.Pd untuk berdiri kembali.

Kemudian pendeta berjalan menghampiri satu persatu peserta sidi sambil mengangkat tangan mengajak mereka untuk kembali berdiri.

Setelah prosesi ini, dilanjutkan dengan pembagian surat berharga serta buku Alkitab kepada masing-masing peserta sidi oleh salah satu pelayan jemaat.

Para peserta sidi menerima surat berharga serta buku Alkitab yang diberikan oleh Sekretaris Badan Pelayan Jemaat GKRIA Jemaat Solagracia Ambon.

Dalam upacara liturgi ibadah ini tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19. Para peserta sidi menggunakan pakaian putih hitam serta memakai sarung tangan serta masker.

Dalam lingkup gereja-gereja Protestan, Peneguhan sidi adalah bagian dari pengakuan iman kepada Yesus Kristus.

Seseorang  bisa diteguhkan melalui peneguhan sidi oleh pendeta jemaat melalui upacara liturgi dihadapan sidang jemaat.

Tujuan sidi adalah pemahaman iman yang benar kepada Tuhan Yesus Kristus berdasarkan Alkitab dan sungguh-sungguh percaya dan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. (Manuel)

Komentar