oleh

Hakim PN Cibinong Bebaskan Pelaku Pencabulan, Alasannya Tidak Ada Yang Melihat Kejadian

Kabartoday, Bogor – Mahasiswa Universitas Djuanda (UNIDA) gelar aksi demo di depan kantor Pengadilan Negeri Cibinong, Senin (29/4/2019). Aksi tersebut sebagai bentuk keprihatinan penegakan hukum yang mandul terkait pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Sebelumnya perisitwa memalukan tersebut terjadi pada tanggal 15 agustus 2018. Dikabarkan seorang warga Desa Cikempong. Pakansari, Kab. Bogor melakukan pelaporan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial YA dan AD. Pelaku pencabulan itu sendiri di duga adalah seorang bapak dari teman korban YA yang berinisial HI.

Seperti dilansir swaradesa.com, Pengembangan proses pelaku menjadi tersangka sudah melalui tahap penyelidikan, penyidikan oleh kanit PPA Polres Bogor, bahkan perkara ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan dalam bentuk berkas P21 dan dilanjut ke Pengadilan Negeri Cibinong.

BACA JUGA:  Budak Sabu Berhasil Dibekuk Polsek Wringinanom Polres Gresik

Selama persidangan berlangsung sampai tanggal 25 maret 2019. hakim PN Cibinong memutus bebas terhadap HI pelaku pelecehan dan pencabulan dengan nomor putusan 667/pid.sus/2018/PN cbi atas dasar pertimbangan tidak ada yang melihat langsung kejadian.

Atas dasar hukum bahwa dalam putusan tersebut diduga adanya ‘ketidakadilan’, dimana putusan tidak mengindahkan hak-hak anak sebagaimana termuat dalam pada perlindungan anak, bahwasanya kasus ini telah memenuhi syarat penjatuhan pidana pada pelaku yaitu dua alat bukti yang sah sebagaimana termuat dalam Pasal 183 UU nomor 8 tahun 1981 tentang kitab Undang-Undang Hukum acara pidana.

BACA JUGA:  Nasabah BCA Metro Lampung Komplain, Dananya Tidak Bisa Ditarik

Adapun alat bukti yang Sah berdasarkan pasal 184 KUHP yang telah di hadirkan dalam persidangan yaitu alat bukti surat ‘Visum et repertum’, keterangan saksi, dan pengakuan pelaku (keterangan terdakwa).

Berdasarkan bukti-bukti yang ada, maka BEM KM Mengajak seluruh mahasiswa Universitas Djuanda ikut andil menjadi sejarah pergerakan dan pengabdian kampus kepada masyarakat sesuai dengan TRI DHARMA perguruan tinggi (pendidikan,penelitian dan pengabdian).

BACA JUGA:  Meranti Bakal Gelar Pendaftaran Balon Ketua Umum Periode 2019 - 2023

Tuntutan BEM KM UNIDA terhadap PN Cibinong sebagai berikut :

1). Mendesak Majlis Kehormatan Hakim agar memecat hakim Muhammad Ali Askandar, SH.,MH. Selaku Hakim Ketua yang telah memutuskan perkara tersebut.

2). Menuntut PN cibinong untuk melaksanakan Asas keadilan dalam penegakan Hukum (law enforcemet) kasus pelecehan seksual terhadap anak.(Eka/Op)

Komentar