oleh

Hakim Tipikor Vonis Bos PT Rohde & Schwarz 2,6 Tahun Penjara

Kabartoday, Jakarta – Ketua Majelis hakim Tipikor Jakarta, Frangki Tambuwun dalam sidang putusan telah menjatuhkan vonis Managing Director PT Rohde & Schwarz Indonesia, Erwin Sya’af Arief kurungan penjara selama dua setengah tahun penjara. Hasil putusan vojis tersebut Erwin dinyatakan terbukti memberi suap kepada mantan anggota DPR Fayakhun Andriadi sebesar USD 911.480.

“Dengan ini mengadili, dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Erwin Sya’af Arief berupa pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan, pidana, serta denda Rp 100 juta, subsider 3 bulan kurungan. “Kata Frangki Tambuwun, Senin (14/10/2019).

Putusan Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK yang menuntut 3,5 tahun penjara, denda Rp 250 juta, subsider 6 bulan kurungan. “Erwin telah terbukti menyuap Fayakhun selaku anggota DPR periode 2014-2019, agar mengupayakan penambahan anggaran di Badan Keamanan Laut (Bakamla), untuk pengadaan proyek satellite monitoring dan drone, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2016. “Ungkap Frangki.

BACA JUGA:  Siti Rusmini Damanik 'Meradang', 2 Tahun Kasus KDRT Bungkam Di Polsek Tapung Hilir

Dalam dakwaan sebelumnya, Erwin juga disebut mendapat keuntungan dari proyek itu sebesar EUR 35.000, sehingga atas perbuatannya itu, ia dianggap melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Hakim menilai apa yang diperbuat Erwin tersebut melanggar hukum, karena Erwin juga dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Sedangkan hal yang meringankan mengakui, menyesali perbuatannya dan mempunyai tanggungan keluarga.[]red

Komentar