oleh

Hans Suta Menilai Beda Tajam 02 dan 01

Kabartoday, Jakarta – Pada Sabtu (13/4/2019) adalah kampanye terakhir capres Jokowi di Gelora Bung Karno. Kesempatan terakhir kampanye mengundang isu tak sedap saat akan dikerahkan pegawai BUMN berulang tahun pada 13 Apri. Tapi, akhirnya diundur.

Menurut Wakil Sekjen Bina Bangun Bangsa ada ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing massa yang hadir untuk paslon Prabowo – Sandi dibandin paslon Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Yang membedakan Rapat Akbar Minggu (7 /4) dan Salam Satu Jempol :Putihkan GBK pada Sabtu(13/4), adalah sebagai berikut :

1). Minggu (7/4/2019) jamaah muslim bisa sholat subuh berjamaah, bahkan ada yang Tahajud di tengah malam baik dari rumah maupun di lokasi GBK. Sedangkan ‘Putihkan GBK’ mayoritas kehilangan Sholat Zuhur dan Ashar bahkan Magrib pun (ada yang kehilangan) karena terjebak macet saat pulang ke Bogor (nomor HP kami simpan).

BACA JUGA:  Harap Pemilu Aman Damai Polda Dan TNI Banten Adakan Doa Bersama

2). Massa Tablig Akbar mempunyai keleluasaan waktu karena dilakukan Sabtu malam ke GBK dan besoknya Minggu. Sedangkan massa ‘Putihkan GBK’ mereka sebagian seharusnya bekerja setengah hari namun terpaksa ikut kampanye.

3). Mayoritas baju putih dan ada yang pakai seragam organ pendukung partai atau seragam Relawan. Sedangkan ‘Putihkan GBK’ banyak yang pakai kaos merah dan umumnya proletar.

BACA JUGA:  Pernyataan Polisi Atas Kematian Parulian Hutapea

4). Massa pendukung Prabowo pada ‘Rapat Akbar’ datang dengan sukarela tanpa dibayar, yang ada malah keluar uang untuk menyumbang (sering momen ini diabadikan) dengan saweran spontan di lapangan saat acara.

Massa yang hadir pada Sabtu (13/4/2019) sudah pasti mendapat uang bensin dan aqua.

5). Massa Tablig Akbar datang dengan sukarela dengan Ghirah memperjuangkan kebebasan dari aneka Kesulitan hidup yang ada. Massa ‘Putihkan GBK’ banyak yang ditekan oleh pengusaha swasta yang mendukung petahana Pengakuan ini kami dapatkan dari beberapa karyawan milik pengusaha Cina SW dari Padang yang perusahaannya antara lain ada beberapa di Bogor Bogor.

BACA JUGA:  Mr Kan Sebut Hanya di Jaman Jokowi Rangkap Jabatan dan Bagi-Bagi Kekuasaan Merajalela

6). Tabligh Akbar efektif mulai pukul 6 sampai pukul 9.22 sudah selesai dan dilanjutkan dengan lagu lagu dari Djadja Miharja dan lagu dari mantan artis yang kini berhijab sambil menyemangati massa untuk tetap istiqomah memenangkan Prabowo- Sandi.

Massa ‘Putihkan GBK’ cenderung melelahkan, karena ada yang berangkat pukul 8 tapi acara efektif setelah zuhur. Capres yang juga menjabat dan masih melakukan aktivitas sebagai Presiden(tanpa cuti) datang agak siang. Relatif massa tidak konsentrasi mendengarkan apa yang disampaikan oleh capres 01. Disamping yang disampaikan juga relatif tidak ada yang baru.(Op/Hsw)

Komentar