oleh

Harga Mentimun di Pasaran Meroket Tinggi, Petani Mentimun Tersenyum Bahagia

Kabartoday, BANYUWANGI – Para petani yang menanam mentimun kini bisa tersenyum. Sebab, harga di pasaran terutama di wilayah Bali cukup tinggi. Jika biasanya per kilogramhanya laku Rp 5.000,- hingga Rp 8.000,-, kini sudah naik di kisaran Rp 15.000,- hingga Rp 20.000,- per kilogram nya.

“Sekarang mentimun lumayan mahal mas, bisa mencapai Rp 12.000,- hingga Rp 15.000,-. Bahkan di Bali bisa Rp 20.000,” ujar Istiqomah pedagang di pasar Banyuwangi ini, Jumat (26/7/19).

Kenaikan harga itu sendiri dipengaruhi permintaan dari Bali yang sangat tinggi sejak sepekan terakhir.

BACA JUGA:  Ketua DPD PAN Malinau Apresiasi Terpilihnya Kembali Zulkifli Hasan Sebagai Ketua Umum

“Tanaman timun juga sedikit, petani itu sebenarnya kapok menanam timun setelah diserang hama tikus dan bergul,” kata Sanusi (49), warga Dusun Guwo, Desa Grogol, Kecamatan Giri.

Menurut Sanusi, harga mentimun di pasaran terus meroket. Pada pekan lalu, harga mentimun masih bertahan di angka Rp 8.000,- per kilogram. Tapi saat ini sudah melejit menjadi Rp 15.000,- hingga Rp 20.000,- per kilogramnya.

BACA JUGA:  Sinergitas TNI-POLRI Donor Darah Jelang Hari Bhayangkara Ke-74

“Penjualan biasanya satu kodi yang berisi sekitar 10 kilogram dengan harga Rp 200 ribu,” ungkapnya.

Agar mendapatkan hasil yang baik, jelas dia, terpaksa dirinya mempercepat panen. Karena dia khawatir jika tidak segera dipanen, harga mentimun bisa turun lagi. Selain itu, kalau sudah turun hujan mentimun tidak bisa disimpan terlalu lama dan mudah membusuk.

“Pokoknya sudah kelihatan matang atau agak tua langsung dipetik. Terkadang panennya kurang dua sampai tiga hari lagi,” terangnya.

BACA JUGA:  Jaksa Periksa Politisi Partai Nadem Garut Terkait Dugaan Korupsi di DPRD

Saat ini mulai muncul hama dan berbagai serangan virus tanaman. Yang paling parah, serangan tikus sudah menyebar kemana-mana.

“Kalau harga mahal tanaman ya harus dijaga. Jika tidak, bisa habis dicuri maling, atau bisa rusak terkena serangan hama,” lontarnya. (HS)

Caption : Petani dan pedagang kini bisa tersenyum bahagia sejak sepekan terakhir harga mentimun beranjak naik

Komentar