oleh

Hari Jadi Kota Blitar Ke 113, Sejumlah Ruas Jalan Akses Masuk Kota Ditutup

Kabartoday, Blitar – Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kota Blitar Yang ke 113, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar Hari ini, Senin (1/4/2019) pukul 09.00 wib melakukan penutupan arus Lalulintas di sejumlah Ruas Jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar Priyo Suhartono mengatakan jika penutupan pada beberapa ruas jalan adalah rekayasa lalulintas agar tidak melewati Rute yang di lalui Pawai Budaya Hari Jadi Kota Blitar.

“Dalam memperingati Hari Jadi Kota Blitar, Pemkot mengadakan Pawai Budaya, untuk itu kita mensterilkan Lalulintas supaya tidak melewati Jalan yang di gunakan sebagai rute Pawai. “terang Priyo.

Priyo juga mengatakan jika Pawai Budaya akan di berangkatkan dari Jalan Merdeka atau start di depan Kantor Walikota Blitar. “dari jalan Merdeka, Peserta Pawai Berjalan ke arah barat lalu belok ke kiri melewati Jalan Teratai menuju Jalan Mastrip.kemudian Peserta berjalan ke Timur menuju Jalan TGP, lalu ke jalan Panglima Sudirman dan Finis di Jalan Sudanco Supriyadi di Rumah Dinas Walikota Blitar. di Akses yang menuju ke Rute inilah Dishub melakukan Rekayasa Lalulintas. “Kata Priyo.

BACA JUGA:  65 Ribu Warga Banten Padati Karnaval Millenial Road Safety¬†

Di sebelah Timur, Petugas akan menutup ruas jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Agung dan Jalan Sudanco Supriyadi.

Sementara di Sebelah Barat Petugas menutup Jalan Mawar, untuk Kendaraan dari Barat yang menuju ke malang akan di alihkan lewat jalan Cepaka, Jalan Melati menuju Jalan Veteran.

Petugas juga menutup sejumlah ruas Jalan yang menuju ke Jalan Merdeka, seperti Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Kelud, Jalan Merapi, Jalan Masjid dan Jalan Lawu.

BACA JUGA:  16 Uskup Kunjungi Ambon Hadiri Perayaan Episkopal Uskup Diosis Amboina

“Sesuai koordinasi kita dengan pihak Kepolisian.kita siagakan Petugas di tiap titik untuk mengalihkan arus Lalulintas, kemudian agar tidak terjadi Kemacetan, kita himbau Masyarakat agar tidak masuk Ke Kota dengan mengendarai motor. “Katanya.

Sementara itu, terkait Jumlah Peserta, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Triman mengatakan jika Pawai Budaya akan di ikuti oleh 46 kelompok, sedangkan Pesertanya berasal dari OPD, Sekolah, Hotel serta dari Pihak Swasta yang nantinya akan di bagi menjadi tiga Kelompok Tampilan.

BACA JUGA:  Kasus Penyelundupan 1,7 Ton Merkuri di Maluku Segera Tahap I

“Untuk Kelompok A khusus menampilkan Nuansa Budaya di masa Kerajaan Majapahit dan Masa Kesultanan Mataram. Untuk kelompok B adalah kelompok khusus Peserta yang akan menampilkan cerita Pada Jaman Belanda dan Penjajahan Jepang, sedangkan kelompok C akan menampilkan cerita pada Masa Revolusi Perang Kemerdekaan dan masa Awal Kemerdekaan. Sengaja Pemkot Blitar disini Mengusung Tema Jadul atau Jaman dulu dengan Harapan agar Masyarakat Khusus warga Kota Blitar tidak melupakan sejarah. “Pungkas Triman yang juga sebagai Ketua Panitia Kegiatan.(dwi)

Komentar