oleh

Hendak Unjuk Rasa, 75 Pelajar Diamankan Polres Metro Jakarta Pusat

KabarToday, JAKARTA – Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan 75 pelajar yang hendak melakukan aksi demonstrasi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menolak pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker), pada Kamis 8 September 2020.

KBO Sat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sri Ngamini mengatakan, para remaja itu diamankan lantaran bukan massa buruh dan mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi.

“Mereka mayoritas anak SMP dan SMA dari Indramayu, Subang, dan Cikarang. Mereka numpang truk hingga sampai di Cempaka Putih dan kita giring ke kolong jembatan di Johar Baru,” katanya.

BACA JUGA:  Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro Pimpin Sertijab Dua PJU Polres Gresik

Usai dikumpulkan, para pelajar tersebut diberikan imbauan oleh AKP Sri Ngamini yang didampingi juga oleh anggota Sabhara serta mengamankan sejumlah bambu yang dibawa dan cat semprot.

“Kita kumpulkan juga beberapa handphone dan kita lihat isinya. Setelah itu kita bawa mereka ke depan istana untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut kemudian kami imbau mereka untuk pulang,” kata AKP Sri Ngamini.

BACA JUGA:  Kecemplung Korupsi, Mantan Kades Gondang Diperiksa Kejari Pemalang

Imbas unjuk rasa yang berlangsung ricuh, sejumlah fasilitas umum di Jakarta Pusat mengalami kerusakan.

“Dari enam pos di Jakarta Pusat, pos Simpang Senen dibakar habis, Tugu Tani dibakar habis, Roxy dibakar, Cut Mutia juga dibakar habis. Sementara Bina Graha dan Caroles mengalami kerusakan kaca pecah,” ungkap AKP Sri Ngamini. (tom)

Komentar

News Feed