oleh

Honorer K2 Pendukung Prabowo-Sandiaga Diujung Tanduk

Kabartoday, Jakarta – Pasca penetapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Ma’ruf Amin oleh KPU tanggal 30 Juni 2019 setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua permohonan pemohon tim hukum Prabowo-Sandiaga tanggal 27 Juni 2019 lalu telah menjadi hilangnya harapan para honorer K2 menjadi PNS.

Bagi para honorer K2 pendukung Prabowo-Sandi kini hanya meratapi nasibnya, mengingat arah kebijakan Jokowi terhadap honorer K2 sudah jelas, yaitu dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Koordinator Nasional Hononer K2 Indonesia, Bhimma seperti dikutip dari JPNN, Senin (1/7/2019) mengatakan honorer K2 pendukung Prabowo-Sandiaga menangis atas di menangkan nya Jokowi-Ma’ruf Amin oleh Konstitusi dan KPU.

BACA JUGA:  BKO Brimod Sumsel Yang Sedang Bertugas Di Papua Hentikan Truk Yang Mencurigakan

“Iyaa pastilah semua honorer K2 pendukung Prabowo-Sandi menangis. Karena dengan dimenangkannya Jokowi-Ma’ruf, berarti perjuangan kami untuk menjadi PNS semakin berat. “Ucap Bhimma.

Bhimma tak menyuruti semangat para honorer K2, ia tetap memperjuangkan anggotanya agar tidak berhenti semangat untuk terus berjuang.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah honorer K2 harus tetap solid dan terus bergerilya melakukan lobi-lobi agar pintu masuk menjadi PNS terbuka. “Ulas Bhimma.

BACA JUGA:  Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Berhasil Ditangkap

“Ingat siapa pun yang sudah berbuat zalim di dunia ini, cepat atau lambat pasti oleh Allah SWT menimpakan azab dengan diperlihatkannya penuh kehinaan. Yakinlah semua proses perjuangan yang sudah dilaksanakan, tidak ada yang sia-sia. Allah SWT masih menguji kesabaran dan keikhlasan kita. “terangnya.

Dikatakannya, kurang lebih 344 ribu honorer K2 belum mendapat kepastian status yang jelas sampai saat ini. Tetap semangat dan jangan ada kata ragu dalam perjuangan.(Editor.Op/red)

Komentar