oleh

Humas UPI Sebut Pengukuhan Guru Besar Target 2025 di Asia Tenggara

Kabartoday, Bandung – Kepala Humas Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, DR. Yuliawan Kasmahidayat M. Si., menyatakan telah dikukuhkannya delapan (8) Profesor UPI sebagai guru besar, pada hari Rabu (3/7/2019).

Dalam pengukuhan kedelapan guru besar tersebut disebutkan Yuliawan terbagi dalam dua (2) kloter, yakni;

Untuk pengukuhan di hari Selasa, tanggal 2 Juli 2019 masing-masing bernama, Profesor Uyu Wahyudin sebagai guru besar dalam Bidang Pendidikan Luar Sekolah Pada Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Profesor Dinn Wahyudin sebagai guru besar dalam Bidang Pengembangan Kurikulum pada Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Profesor Wachyu Sundayana sebagai guru besar dalam bidang Pendidikan Olahraga pada Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Profesor N. Tatat Hartati dalam bidang Ilmu Pedagogi Bahasa SD pada Fakultas llmu Pendidlkan (FIP).

Selain itu, Yuliawan juga menyebut, pengukuhan yang dilakukan pada hari Rabu, tanggal 3 Juli 2019, yakni Profesor Syahidin Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam, di Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS). Kemudian Profesor Juju Masunah dalam Bidang Pendidikan Seni Tari pada Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Profesor Rizky Rosjanuardi, Guru Besar Aljabar Operator pada Depenemen Pendidikan Matematika FPMIPA, dan Profesor Encep Syarief Nurdin dalam Bidang Ilmu Kebijakan Publik pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.

BACA JUGA:  Rektorat UIN Suska Bungkam Terkait 9 Tuntutan Aliansi Mahasiswa

Video UPI Siap Go Asia Tenggara

Mereka telah menyampaikan orasi berdasarkan bidang kepakarannya. Sehingga, di UPI ada 115 guru besar, 105 guru besar aktif, dan 10 guru besar emeritus.

“Pengukuhan tersebut diharapkan menambah target guru besar di UPI menjadi 125 atau 130 orang hingga 2020. “ujar Yuliawan.

Meski sebetulnya pengukuhan tersebut dikatakan Yuliawan hanya selebrasi saja, sesungguhnya telah menerima SK sebagai guru besar di tahun 2017 dari Jakarta.

BACA JUGA:  Sayuthi Idris Terpilih Sebagai Ketua IKAFT UNSYIAH Cabang Jabajab Periode 2019 - 2024

“Tadi pak Rektor UPI yang langsung memberikan kalung pengukuhan kepada 8 guru besar, setelah mereka menyelesaikan orasi sesuai kepakarannya. “Ulas Yuliawan.

Yuliawan juga mengabarkan akan ada pengukuhan guru besar lagi di tahun ini sebanyak 4 orang, “Kemungkinan dibulan Oktober ya, 4 guru besar kembali akan dikukuhkan. kita sih berharap setiap tahunnya UPI ada pengukuhan guru besar. “Urai Yuliawan.

UPI sendiri ditegaskan Yuliawan merupakan satu-satunya Universitas Pendidikan Indonesia yang memegang teguh konsistensi dan fokus dibidangnya, “Insya Allah sampai kapanpun UPI berkomitmen dan tidak akan berubah. “ucapnya.

Konsistensi UPI sejak tahun 1954 telah terbukti dengan memberikan banyaknya kontribusi aktif bagi perkembangan Pendidikan di Indonesia.

BACA JUGA:  Disidang Praperadilan, Tonin Benarkan Kivlan Zen Akan Beberkan Dirinya Korban Fitnah

Dijelaskan Yuliawan, UPI sendiri memiliki lima (5) kampus di daerah yang berbeda, seperti halnya di Banten yang merupakan satu-satunya UPI di luar Jawa Barat, kemudian ada di Cibiru, di Purwakarta, di Tasikmalaya, dan di Sumedang.

“Secara historis hal tersebut tidak datang dengan tiba-tiba, lalu terbentuknya UPI di lima wilayah tersebut, semua ada prosesnya. “singkat Yuliawan.

Dijelaskan Yuliawan, semua kampus yang berada di daerah itu dikepalai atau dikomandoi oleh seorang Direktur, sementara rektornya tetap di UPI Bandung. “Kita ingin bertahan dengan ‘Core’ sebagai fakultas kependidikannya. Oleh karenanya kita juga sedang menguatkan barisan supaya ada daerah yang merasa urgent ingin dibentuk juga. “Tambah Yuliawan.

Ia juga memfokuskan UPI kedepannya dalam persiapan tahun 2025 untuk meraih prestasi se-Asia Tenggara.(Hsw/tim)

Komentar