oleh

IKAMI Somasi 6 Lembaga Survei Yang Dianggap Membuat Keonaran Publik

Kabartoday, Jakarta – Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) mensomasi 6 Lembaga Survey yang mengumumkan hasil perhitungan cepat yang ditayangkan pada Rabu (17/4/2019) oleh salah satu stasiun televisi yaitu Metro TV.

“Tindakan pengumuman lembaga survei tersebut yang pada awalnya dimenangkan oleh pasangan Prabowo – Sandiaga, tapi ternyata beberapa detik kemudian tayangan perhitungan cepat (Quick Count) tersebut berubah, yang unggul adalah pasangan Jokowi-Maruf. “Kata Djudju Purwantoro SH, Sekjen IKAMI, Senin (22/4/2019) sore di Jakarta.

Djuju menyebut ke 6 Lembaga Survei tersebut adalah LSI Denny JA, Indo Barometer, Charta Politika, SRMC, Poltracking, dan Voxpol, “ke enam lembaga survei tersebut telah membawa keonaran di tengah-tengah kondisi politik kita yang sedang memanas, sehingga membuat masyarakat resah. “Ucap Djuju.

BACA JUGA:  Ribuan Massa Pendukung Sandiaga Histeri di Riau

Fenomena perubahan tayangan Metro TV yang mendadak berubah itu dinilai Djudju membingungkan dan meresahkan masyarakat. Peristiwa tersebut diduga merupakan pelanggaran hukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 14 (2), atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Antara lain menyiarkan berita atau pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. Dengan pasal 15 menyiarkan kabar yang tidak pasti atau berlebihan dan menduga kabar itu menerbitkan keonaran. ” Lanjut Djudju.

BACA JUGA:  Mobil Logistik KPU Di Depan Digital Printing Condet Tertangkap Warga

Menurutnya semua lembaga survey tersebut harus menyampaikan permohonan maaf dan harus menarik hasil perhitungannya.(Hsw)

Komentar