oleh

IKB UI-PM Himbau Semua Elemen Penuhi MK Hari Ini Hingga 28 Juni

Kabartoday, Jakarta – Persidangan PHPU di MK dimulai untuk pertama kalinya Jumat (14/6) dan dilanjutkan pada Selasa (18/6), Rabu (19/6) dan seterusnya hingga pada putusan akhir pada 28 Juni 2019 nanti.

Dimana pada sidang pertama pada jumat lalu demonstrasi berorasi di depan Patung Kuda dan massa merangsek maju hingga batas kawat berduri di batas areal jalan di depan Gedung Mahkamah Konstitusi.

“Kami dari Ikatan Keluarga Besar Universitas Indonesia Peduli Masyarakat (IKB-UI PM) mengharapkan untuk sidang selanjutnya fokus pada agenda yang paling cocok. Misalnya khusus untuk sidang MK, hari ini Rabu 19 Juni 2019, mulai jam 09.00, dari 17 orang saksi yaitu 15 saksi dan 2 saksi ahli akan dihadirkan oleh team pengacara BPN 02 untuk didengar kesaksian nya di ruang Sidang. “Kata anggota IKB-UI Peduli Masyarakat Suta Widhya SH, Rabu (19/6) di Jakarta.

BACA JUGA:  Penetapan Tersangka Kades Sirnajati, Polisi Masih Memanggil 3 Saksi Lain

Menurut Suta, memang agak aneh bila setiap persidangan harus dihadiri oleh demonstran yang pro dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana yang diajukan oleh pemohon paslon nomor 2. Mestinya kemarin yang datang pendukung Termohon alias Pendukung paslon nomor 1, karena kemarin adalah giliran Tim Kuasa Hukum paslon nomor 1 menjawab atas semua permohonan Tim Kuasa Hukum paslon nomor 2 yang dibacakan pada Jumat (14/6) lalu.

BACA JUGA:  Sidang Perdana Mantan Kades Gondang Gelapkan Rp 518.621.835

Bukan hal aneh bila tidak ada demonstran pendukung 01. Begini kira-kira alasannya. Pertama, Mereka memang tidak ada massa riil tanpa pretensi tertentu. Hal itu bisa dilihat dari sejumlah fakta di lapangan saat kampanye.

Kedua, mereka merasa menang meski gesture para pendukung di tingkat elit pada jam pertama perhitungan Rabu (17/4) terlihat runyam, tegang dan _unhappy_. Ketiga, mereka mungkin berpikir MK yang ada saat ini sama dengan MK tahun 2014 saat diketuai oleh HZ.

BACA JUGA:  BPN Sebut KPU Salah Hitung Suara Mencapai 12 000 an TPS

Masih banyak lagi alasan lain yang memungkinkan mengapa massa pendukung 01 tidak turun, padahal massa yang menuntut kejujuran dan keadilan ditegakkan tidak sebanyak satuan pengaman dalam mengamankan persidangan.

Soal mengapa massa pendukung 01 tidak hadir, rasanya tidak perlu dibahas. Sebab, mereka pasti hadir di dalam aksi massa Pendukung Kejujuran dan keadilan ditegakkan. Yang jelas hari ini yang menolak kecurangan dan kejahatan demokrasi patut datang ke MK.(Hsw)

Komentar