oleh

Indonesia Adil Makmur Akan Tetap Ada Demi Tercapainya Pasal 33

Kabartoday, Jakarta,- Sandiaga Salahuddin Uno mantan Cawapres pasangan no urut 02, tampak mendatangi Prabowo Subianto di kediamannya, di jalan Kertanegara, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, pada hari Minggu, 30 Juni 2019.

Sandi mengatakan, “Saya barusan melaporkan ke Pak Prabowo terkait kegiatan kita dan masukan dari para ulama dan pendukung perjuangan mengawal Indonesia adil dan makmur, pasca selesainya koalisi kemarin, “ujarnya.

“Pak Prabowo juga menyampaikan harapan – harapan partai koalisi untuk terus meningkatkan komunikasi diantara koalisi adil dan makmur, sekarang koalisi sudah selesai bertugas, tentunya kita bisa mengawal dari kapasitas masing-masing yaitu ada mekanisme dari partai untuk memberikan masukan dan mekanisme yang dijalankan oleh partai, “kata Sandi.

BACA JUGA:  Terbukti Quick Count Meleset, KAMAKH Desak Bareskrim Periksa Lembaga Survei

Sandi hadir dalam kapasitas mantan calon wakil presiden dari Capres no urut 02 Prabowo Subianto, “Ia akan tetap terus kontribusiakan bantu terhadap Prabowo dalam mewujudkan cita-citanya. Prabowo ingin swasembada pangan dan air, agar harga bahan pokok bisa terjangkau bagi rakyat, “terangnya.

Terkait kapan pertemuan dengan Jokowi, Prabowo akan menentukan dari satu pintu saja, waktunya segera. Prabowo lebih memilih menyusun pemikiran kemarin pada koalisi Indonesia adil makmur yang dulu ingin diterapkan.

BACA JUGA:  Mobil Masuk Jurang Sedalam 25 Meter, Satu Anggota TNI di Aceh Meninggal

Bidang ekonomi pada pasal 33 agar bisa tercapai, dipastikan akan menjadi agenda untuk pemerintahan kedepan, untuk menjaga harta kekayaan negara kita agar tidak mengalir keluar dan tarif listrik tidak didikte oleh mafia impor, “tegas Sandi.

Saya ingin fokus pada tugas yang selama ini saya jalankan seperti rumah siap kerja, dan program oke oce yang sudah bergulir, masih berkontribusi pada kegiatan ekonomi dan juga ada pemikiran ekonomi pasal 33 seperti, koperasi, menstabilkan harga dan membantu masyarkat dengan kegiatan – kegiatan positif dalam bidang perekonomian, membuka lapangan kerja memastikan harga pokok terjangkau yang tidak memberatkan masyarakat, “kata Sandi mengakhiri jawabannya. (Sgng/Ann)

BACA JUGA:  Dapat Predikat Bank Teraman Dunia, DBS Singapore Kebobolan USD 1.860.000

Komentar