oleh

Ini Alasan Relawan Jokowi-Ma’ruf Tutup Sayembara 100 Miliar

Kabartoday, Jakarta – Sayembara 100 miliar yang digaungkan relawan pendukung capres dan cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin telah menutup sayembara Rp 100 miliar.

Sayembara tersebut dilontarkannya bagi mereka yang bisa membuktikan terjadinya kecurangan pada proses Pemilu 2019, namun menurutnya tidak ada yang berhasil memberi bukti bahwa Pemilu 2019 curang.

“Bulan lalu kami nyatakan, jika ada pihak 02 yang bisa buktikan kepada kami (soal kecurangan), maka kami siapkan dana yang mewakili 17 pengusaha untuk memberikan kepada pihak yang menemukan kecurangan paling tidak lima persen, dan kami liay sampai detik ini belum ada pihak yang menghubungi kami, sehingga kami tutup sayembara ini,” kata relawan 01, Diki Candra di Fave Hotel, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (17/52019).

BACA JUGA:  Sikap MIUMI Atas Pembantaian Muslim di Masjid Al Noor Selandia Baru

Diki juga menyebut, meski sayembara sudah ditutup, pihak relawan masih menunggu sampai dengan tanggal 21 Mei 2019, “yaa kita tunggu sampai 21 Mei nanti, jika memang tidak ada, kami close. “Ucap Diki.

Terkait adanya pemaparan dugaan kecurangan yang dilakukan BPN Prabowo-Sandi di Hotel Sahid beberapa waktu lalu, Diki mennyimpulkan bahwa itu belum dapat membuktikan kecurangan minimal lima persen. Itu hanyalah paparan IT yang belum dapat dibuktikan secara pasti.

“Itu baru kasus bukan angka kecurangan, itu lebih banyak kepada sistem entry data komputer yang belum tentu mempengaruhi angka keseluruhan, “ulasnya.

Sebelumnya pada hari Kamis (2/5/2019), Koordinator Relawan IT BPN Prabowo-Sandiaga, Mustofa Nahrawardaya sudah mendatangi Bawaslu dan melaporkan temuan kesalahan entry data sebanyak 13. 031. Namun dari lanjutan verifikasi atas data Situng KPU mereka kembali menemukan kesalahan dengan data yang jauh lebih banyak.

BACA JUGA:  Pemkot Bekasi Pecat 13 PNS Tersandung Korupsi

Dari berbagai kesalahan input tersebut yang paling banyak adalah tidak ada C1 lembar 1 sebanyak 33.221. Tidak ada C1 lembar 2 (33.199). Tidak ada C1 lembar 1 dan lembar 2 (29.731).

Jumlah total suara dan kehadiran tidak sesuai (12.451). Total perolehan suara paslon 01, paslon 02 plus suara tidak sah (8.279). Total suara sah paslon 01 dan paslon 02 tidak cocok (6.836), Total suara sah dan tidak sah, tidak cocok (5.134), suara paslon 01 melebih kehadiran pemilih (2.394), suara paslon 02 melebih kehadiran (1.124) dan jumlah kehadiran melebihi DPT (1.112).

BACA JUGA:  Tonin Tachta Akui KPU Gelembungkan Suara di 9 Provinsi Untuk Jokowi-Ma’ruf

Selain itu, Mustofa juga menagih janji relawan Jokowi-Ma’ruf Amin yang sudah mengikrarkan akan memberikan 100 Miliar jika ada yang bisa membuktikan kecurangan Pemilu 2019.

“Yaaa kami menagih janji yang akan memberikan 100 Miliar jika kami menemukan kecurangan, maka hari ini kami membuktikan, silahkan uang tersebut di titipkan pada notaris, karena  akan kita bagikan sebagai santunan untuk para korban petugas Pemilu yang meninggal 500 orang lebih, dan 2000 orang lebih yang sakit untuk pengobatan. “Cecer Mustofa.

Lebih lanjut kata Mustofa, janji adalah hutang, tetapi jika memang tidak ada uangnya dari sayembara yang dibuat relawan Jokowi, kami mohon maaf kepada para korban kecurangan.(Op/red)

Komentar