oleh

IPKEMINDO Dorong Crash Program Pembebasan 34.000 Narapidana Hingga Maret 2020

Kabartoday, Jakarta – Seminar Dan Lokakarya Nasional yang diprakarsai oleh Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) yang didukung oleh Direktotarat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum Dan HAM (Kemenkumham) berlangsung di Merlyn Park Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).

Seminar yang bertema, ‘Strategi Peningkatan Profesionalisme Dan Kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan Dalam Rangka Mendukung Percepatan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan,’ ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Ibnu Chuldun, Bc.LP. S.H., M.Si., mewakili Direktur Jenderal Pemasyarakatan, DR. Sri Puguh Budi Utami.

Dalam sambutannya, Sri Puguh menyampaikan bahwa salah satu isu terkini yang sedang hangat-hangatnya dan tentu harus direspon dan ditindak lanjuti adalah pidato pelantikan bapak presiden Joko Widodo yang menyebutkan lima program kerja yakni; Pembangunan SDM, Pembangunan infrastruktur, Penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi dan Penyederhanaan birokrasi
Transformasi Ekonomi.

BACA JUGA:  KPK Tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan

“Atas pidato dan arahan bapak presiden, menteri hukum dan HAM juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kementerian hukum dan HAM tidak terkecuali kami di direktorat jenderal pemasyarakatan agar segera melaksanakan langkah-langkah konkrit dalam Percepatan PB, CB, Remisi Online, Penanganan overcrowded dengan cara cara baru dengan berpikir out of the box, Peningkatan koordinasi dalam penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban, “papar Sri Puguh yang juga selaku ketua IPKEMINDO.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan langsung bergerak cepat dengan kebijakan Crash Program pemenuhan PB, CB, dan CMB untuk 34.000 Narapidana yang tanggal pembebasan bersyaratnya sampai dengan 31 Maret 2020.

BACA JUGA:  Zulkifli : Apakah Negara ini Taat Hukum? Atau Rakyat Yang Di Katakan Hukum

Dijelaskannya, seminar tersebut merupakan salah satu unsur penunjang tugas dari jabatan fungsional PK dan Asisten PK yang telah diamanatkan dalam Pasal 6 ayat (4) Permen PAN dan RB Nomor 22 tahun 2016 tentang Jabatan Fungsional PK dan Pasal 6 ayat (4) Permen PAN dan RB Nomor 23 tahun 2016 tentang Jabatan Fungsional Asisten PK.

Selain untuk melaksanakan amanat Permen PAN RB, Ia juga mengatakan kegiatan seminar memiliki tujuan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kompetensi para PK dan Asisten PK, khususnya dalam menyikapi adanya perkembangan pengetahuan-pengetahuan terbaru serta merespon isu-isu terkini. Dengan demikian, PK dan Asisten PK dapat selalu up to date sesuai tuntutan masarakat dan dinamika pelaksanaan tugas. Hal ini juga sejalan dengan salah satu tujuan didirikannya IPKEMINDO 6 tahun yang silam yaitu untuk mewujudkan PK yang berkompetan dan profesional.

BACA JUGA:  Dampak Corona, FWJ Singgung 3 Unsur di DKI Soal Anggaran Kebutuhan Wartawan

“Saya berharap IPKEMINDO dapat terus produktif menjadi mitra dan memberikan dukungan kepada instansi pembina khususnya dalam menyikapi percepatan dan pembaharuan yang harus dilakukan dalam pelaksanaan tugas pembimbing kemasyarakatan dan asisten pembimbing kemasyarakatan,” harapnya.

Hadir dalam pembukaan seminar ini Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan, Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Para Kepala Balai Pemasyarakatan, Pejabat Fungsional PK dan Pejabat Fungsional APK dari seluruh Indonesia.[]Bamsur

Komentar