oleh

Istri Ditawar 200 Ribu Pria Ini Kalap Bunuh Bosnya

Dorongan Sakit hati dan cemburu, lantaran dapat kabar istrinya ditawar Rp 200 ribu untuk sekali main (intim), Rizal nekad habisi bosnya. Keterangan Rizal saat jumpa pers, Minggu (24/2/2019).

Kabartoday, Bangka,- Rizal (37) pria asal Sumatera Selatan (Sumsel) pelaku pembunuhan di sebuah kontrakan di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, diamankan tim gabungan Polres Bangka. Rizal menghabisi nyawa korban, Domi (35), yang tak lain adalah atasan tempat pelaku bekerja dipicu dendam, karena sang istri ditawar Rp 200 ribu untuk sekali berhubungan intim oleh korban.

“Diminta gaji malah keluar kalimat kasar pak, nah saya juga cemburu dengan korban, dapat laporan selain di tawar Rp 200 ribu sekali main (intim), istri saya juga diiming-imingi uang agar mau menikah dengan korban jadi istri keduanya,” kata pelaku sembari menundukkan kepala.

BACA JUGA:  Ngamuknya Hercules di PN Jakbar Ada Alasannya

Rizal menjelaskan, ia datang ke rumah kontrakan Domi tidak ada niatan untuk menghabisi nyawa korban, tapi untuk meminta gaji yang belum dibayar.

“Sudah dua kali saya minta gaji saya untuk dibayar, tapi tidak ditanggapi korban, malah korban melontarkan kalimat kasar, saya tersinggung,” kata Rizal.

Karena geram Rizal meninju wajah Domi, dan saat Domi terjatuh, “ia mencari pisau yang ada dikontrakan itu. Dengan perasaan kalap Rizal menghujani tubuh Domi dengan berkali – kali tusukan.

BACA JUGA:  Ketajaman Insting Hakim Konstitusi Suhartoyo Terhadap Kejujuran KPU

Takut diketahui warga, pelaku langsung melarikan diri ke sebuah pondok milik warga dan membuang barang bukti pembunuhan, termasuk senjata tajam dan pakaian yang berlumuran darah.

Peristiwa pembunuhan itu sempat diketahui salah satu warga (saksi) yang melintas tepat di depan rumah korban, hingga tak butuh waktu lama pelaku berhasil diamankan polisi. “Ada¬†warga (saksi) yang mendengar teriakan korban dan melihat sekilas pelaku lari mengenakan baju putih, hingga akhirnya ditangkap,” jelas Kapolres Bangka, AKBP Budi Arianto.

BACA JUGA:  Semangat PASTI Wujudkan Revitalisasi Pemasyarakatan

Dari hasil visum di rumah sakit ditemukan 12 luka tusuk di bagian tubuh korban. Pembunuhan itu dilakukan tunggal oleh pelaku Rizal,¬†“Ada 12 luka tusuk di sekujur tubuh korban, pelaku terancam hukuman seumur hidup,” kata Kapolres.

Domi (35) tewas di sebuah kontrakan di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, dengan luka tusuk.

“Ditemukan warga (saksi) dalam kondisi telentang bersimbah darah bekas luka tusuk benda tajam,” ujar Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Rio Reza Parinda, Jumat, 22 Februari 2019.

(Anna/red)

Komentar