oleh

Istri Walikota Dumai Mundur Dari Pencalegan, Ketua Bawaslu Lempar ke KPU

Kabartoday, Dumai – Istri seorang Walikota Dumai, Hj Haslinar mundur dari caleg legislatif DPRD kota Dumai dinilai menabrak PP 32 tahun 2018 tentang Tata Cara Pengunduran Diri Dalam Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan RI, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Presiden, dan Wakil Presiden, sebagaimana yang telah dipublikasikan beberapa awak media baru-baru ini.

“Ketua PKK mengundurkan diri..?, itu artinya hari ini… dalam PKPU Pencalonan itu tidak ada disebutkan. “terang Zulfan via telp seluler pribadinya sembari batuk, Senin (4/3/2019)

Saat di sampaikan akan PP 32 tahun 2018 pasal 2 ayat 1, kembali Zulfan mengatakan. “Di dalam PKU persyaratan pencalonan itu tidak disebutkan itu, yang harus mengundurkan diri PNS khan. “ungkap Zulfan.

“Nanti saya coba lagi, coba tanyakan kepada pihak KPU yang mengetahuinya… yang membuat aturan bukan saya (Zulfan), Coba saya anukan detil lagi dan coba konfirmasi dulu ke KPU nya yang membuat Regulasinya, saya tidak tau apakah PKK itu di anggarkan dari Anggaran Negara atau tidak. “tambah Zulfan saat di pertanyakan oleh awak media, apakah PKK merupakan Badan yang di biayai oleh anggaran negara

BACA JUGA:  Desa Wonorejo Gelar Tradisi Tahunan Sedekah Bumi

Lebih lanjut kata Zulfan, Tidak bisa kita mengkesampingkan aturan Pemerintah, seyogyanya KPU memiliki kewenangan untuk menetapkan aturan main dalam semua tahapan yang berdasarkan aturan yang telah mereka tetapkan.

“KPU yang menetapkan semuanya, kalau ada yang melaporkan akan hal tersebut diatas akan diterima dan akan kita proses, namun jika tidak ada laporan apa yang akan kita proses?. Sementara apa yang disampaikan awak media tidak dapat diproses, dikarenakan tidak adanya laporan. “terang dan pinta Zulfan

BACA JUGA:  Proyek Pembangunan Normalisasi Saluran Air Dikeluhkan Warga Serdang Kulon

Dipenghujung saat dipertanyakan dimana letak wewenangnya, dan apakah Bawaslu tidak dapat mengambil tindakan tegas akan adanya dugaan Caleg yang diduga tabrak PP 32 tahun 2018 pasal 2 ayat 1?, dan apakah dirinya mengetahui bahwasanya Hj Haslinar yang merupakan Istri Walikota Dumai serta ketua PKK turut serta dalam Caleg 2019?.

Kalau masih dugaan, lanjut Zulfan, ini di anggap sebuah informasi awal yang akan di kaji, ia menyarankan untuk menggali ke pihak KPU. Terkait perihal Hj. Haslinar adalah ketua PKK yang mencalonkan diri sebaga Caleg 2019, dirinya belum tau..

“Nanti akan kita kaji dari Informasi awal dan kita meminta kepada kawan media untuk konfirmasi kepada pihak KPU dikarenakan pemberkasan ada pelaksanaan teknis di KPU dan saat ini saya sedang ada diluar kota, nanti akan bahas dengan Komisioner lainnya dan telusuri.Dan silahkan buatkan laporan, jika ingin melaporkan akan hal tersebut diatas. “Ujar Zulfan.

BACA JUGA:  Pemilik PT Nusa Indonesia Jadi Buah Bibir Warga Seram Utara

Dihari bersamaan, Darwis ketua KPU Dumai yang diKonfirmasi wartawan melaluo via seluler pribadinya mengatakan untuk meminta jawaban ke Divisi Teknis KPU Dumai, Sdr. Indra.

Hingga pemberitaan ini kembali di Publikasikan, awak media belum dapat lakukan konfirmasi dan memperoleh jawaban dari Hj Haslinar Istri dari Walikota Dumai dan atau Ketua PKK Dumai serta Indra Divisi Teknis KPU Dumai….(Op/Red)

Komentar