oleh

Jaksa Periksa Politisi Partai Nadem Garut Terkait Dugaan Korupsi di DPRD

Kabartoday, GARUT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut memeriksa seorang anggota DPRD Kabupaten Garut, Yusep Mulyana, dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dilingkungan DPRD Garut.

“Ya betul, tadi kami sudah periksa satu anggota dewan,” kata Kepala Seksi (Kasie) Intel Kejari Garut, Dodi Witjaksono kepada wartawan, Kamis (25/7).

Ia menuturkan, tahapan baru dalam proses penyelidikan dugaan korupsi anggaran di DPRD Garut itu mulai memasuki tahapan pemeriksaan anggota legislatif. Sebelumnya jajaran ASN sudah menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA:  Mutasi Jabatan Sejumlah Perwira Kodim 0502/JU

Rencananya, lanjut Dodi, Kejari Garut akan memanggil semua anggota DPRD Garut untuk menjalani pemeriksaan dalam upaya mengungkap dugaan tindak pidana korupsi itu.

“Pokoknya semua akan dipanggil untuk diperiksa,” ujar Kasie Intel Kejari ini.

Dodi menambahkan, pemeriksaan terhadap anggota DPRD Garut berlangsung cukup lama, mulai pukul 09.00 sampai sekitar pukul 15.30 WIB dengan berbagai pertanyaan terkait program dan penggunaan anggaran negara.

BACA JUGA:  Gubernur Jatim Akan Pimpin Puncak Haornas 2019 di Pamekasan

“Pemeriksaan tadi jam 9 sampai jam 15.30, totalnya 6,5 jam,” tandasnya.

Secara terpisah anggota DPRD Garut, Yusep Mulyana membenarkan telah memenuhi panggilan Kejari Garut sebagai saksi untuk menjalani pemeriksaan tentang kasus dugaan tindak pidana korupsi dilingkungan DPRD Garut.

Dirinya dimintai keterangan terkait program pokok pikiran (Pokir) dan Biaya Operasional (BOP) DPRD Kabupaten Garut tahun anggaran 2017 dan 2018.

“Pemeriksaan jam 9 sampai jam 3, salah satunya masalah mekanisme pokir dan BOP seperti apa,” katanya.

BACA JUGA:  Jelang Hari Bhayangkara, Kapolres Situbondo Bersama Anggota Ziarah dan Tabur Bunga

Yusep menyatakan, untuk anggota DPRD yang diperiksa baru dirinya sedangkan anggota legislatif lainnya telah diagendakan Kejari Garut untuk diperiksa sebagai saksi.

Yusep juga mengakui tidak tertutup kemungkinan dirinya masih akan diperiksa kembali oleh Kejari apabila masih ada kekurangan data dalam upaya mengungkap kasus dugaan korupsi di DPRD Garut.

“Saya masih ada (pemeriksaan-red) kalau ada kekurangan nanti dipanggil lagi,” kata anggota Fraksi Nasdem DPRD Garut ini. (Alam)

Komentar