oleh

Jalan Amblas di Pulau Seram, Akses Transportasi Tiga Kabupaten Lumpuh Total

-Aktual, Daerah-2.055 views

Kabartoday, AMBON – Jalan lintas Seram yang menghubungkan tiga kabupaten melalui jalur selatan Pulau Seram terputus. Akibatnya, akses transportasi melewati ruas jalan nasional yang menghubungkan kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Timur (SBT) ini lumpuh total.

Putusnya akses transportasi darat ini diakibatkan amblasnya badan jalan di jembatan Waykaka Kamis (6/6/2019) di desa Wasia, perbatasan Kecamatan Elpaputih dan Kecamatan Amalatu Kabupaten SBB. Jembatan Waykaka merupakan salah satu penghubung jalan lintas Seram.

Badan jalan di jembatan Waykaka ini amblas setelah dihantam hujan deras yang mengguyur Kota Ambon serta Pulau Seram dan sekitarnya selama dua hari berturut-turut. Hujan lebat mulai menghantam Kota Ambon dan Pulau Seram sejak Selasa (4/6) malam hingga Kamis (6/6) siang waktu setempat.

BACA JUGA:  Desa Wonorejo Gelar Tradisi Tahunan Sedekah Bumi
Badan jalan yang amblas di jembatan Waykaka Kabupaten Seram Bagian Barat

Rubuhnya badan jalan jembatan ini membuat kendaraan baik roda empat maupun roda dua tidak bisa melewatinya. Ini mengakibatkan kendaraan tertahan di dua sisi jembatan. Kendaraan dari Kabupaten SBB hendak ke Kabupaten Malteng maupun sebaliknya terpaksa harus parkir menunggu di ujung jembatan putus ini. Permasalahan ini sudah disampaikan ke Camat Amalatu serta Bupati SBB M Yasin Payapo.

Ketua Komisi C DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias membenarkan peristiwa rubuhnya badan jalan salah satu jembatan di ruas jalan Trans Seram jalur selatan Pulau Seram.

“Memang benar, kami dapat informasi ada badan jalan yang amblas atau jebol di jembatan Waykaka yang menghubungkan kecamatan Amalatu dan Kecamatan Elpaputih di Pulau Seram,” ujarnya saat dikonfirmasi Kabartoday Kamis (6/6).

BACA JUGA:  Burhan Saidi Ajak Warga Bela Partai Islam

 

Ia jelaskan, jebolnya badan jalan ini membuat akses transportasi tiga kabupaten di Pulau Seram lumpuh total. Pasalnya baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Anos Yeremias, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Maluku

Terkait problem ini, Yeremias yang merupakan salah satu politisi muda Partai Golkar ini mengungkapkan telah berkoordinasi dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional XVI Maluku dan Maluku Utara serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku. Dalam koordinasi itu, Yeremias meminta kedua lembaga tersebut dapat segera mengambil langkah darurat penanganan masalah ini agar kendaraan bisa lewat.

BACA JUGA:  Peduli Dampak Covid-19 Wakapolresta Ambon Bagi Sembako

“Jalur ini sangat penting dan vital untuk akses transportasi antar tiga kabupaten. Karena itu kami minta agar Balai Jalan dan Dinas PUPR Maluku dapat mengambil langkah darurat membantu agar kendaraan bisa lewat,” tandasnya.

Ia khawatir, jika hal ini dibiarkan berlarut, maka akan timbul problem lain lagi imbas putusnya akses transportasi ini seperti akan adanya kenaikan harga sembako dan harga barang lainnya.

Antrian panjang kendaraan di ujung jembatan Waykaka

“Jika kendaraan belum bisa lewat maka pasti pasokan barang termasuk sembako ke daerah yang terisolir pasti terhambat. Akibatnya harga barang pasti akan naik dan ini yang kita khawatirkan karena masyarakat akan jadi korban,” tukasnya.

Karena itu, ia berharap pihak-pihak lembaga teknis terkait dapat segera mengambil langkah-langkah penanganan darurat agar akses transportasi jalur ini bisa dilalui lagi. (MAL)

Komentar