oleh

Jangan Sepelekan Pemerintahan Tingkat Rukun Tetangga

Oleh: Ardi Purnomo

Kabartoday, Jakarta – Kehangatan Suasana Pesta Demokrasi yang harmonis dan dinamis harus mulai tercipta dari tingkat Rukun Tetangga (RT).

Dengan demikian maka perlahan masyarakat akan mengerti, memahami sekaligus bisa menikmati indahnya kehangatan suasana pesta demokrasi.

Demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, Artinya bahwa sesungguhnya pembangunan ini adalah milik Rakyat, di bangun oleh Rakyat dan hasilnya untuk Rakyat.

BACA JUGA:  Kesaksian Hairul Anas di MK, Yusril dan Moeldoko Jadi Baper

Dalam penetapan kebijakan atau peraturan pembangunan, baik dari Tingkat Daerah maupun Tingkat Pusat mutlak Masyarakat harus dilibatkan atau harus melalui proses persetujuan mayoritas Masyarakat, bila tidak maka kebijakan atau Peraturan itu bisa dikatakan hanya mementingkan penguasa dan melanggar Undang-Undang.

Masyarakat Berhak atau berkewenangan untuk nenggagalkan atau memproses siapapun yang membuat kebijakan/Peraturan tersebut.

Mulai saat ini kita harus mempropagandakan, membudayakan Gerakan Demokrasi yang sehat, Harmonis dan Dinamis, dengan demikian maka siapapun Pemangku Kebijakan dari Tingkat RT, RW, Lurah, Camat, Wali kota, Gubernur bahkan Persiden, tidak bisa semaunya, tidak bisa Otoriter, tidak bisa Arogan dalam mengatur Sistem Pembangunan yang sedang dan akan berjalan di masyarakat.

BACA JUGA:  Kesaksian JK di Kasus Kondensat BP Migas TPPI

Semua harus melalui proses berjenjang dengan melibatkan Elemen Masyarakat yang sudah di percaya sebagai Wakil Rakyat.

Bila tidak, maka Siapapun Pemimpinnya harus bersiap-siap berhadapan dan berbenturan dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat.

Tak ada satupun Pemimpin dalam sebuah Negara Demokrasi yang mampu melawan Rakyatnya.

Karena bagaimanapun, dalam sebuah Negara Demokrasi Sesungguhnya Rakyatlah yang memiliki kekuasaan.

BACA JUGA:  Rumbes Relawan PADI Lampung Kecam Bupati Lampung Tengah

Dengan demikian maka Jabatan RT, RW, Lurah, Camat, WaliKota, Gubernur maupun Presiden adalah sebuah Jabatan yang diposisikan bukan untuk menguasai atau di layanani, akan tetapi essensinya untuk melayani, mengayomi dan melindungi Masyarakat.(red)

Komentar