oleh

Jelang Nataru, Kapolda Maluku Musnahkan 6,3 Ton Miras Ilegal

-Daerah-37 views

Kabartoday, AMBON – Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa memusnahkan 6,3 ton minuman keras ilegal. Prosesi pemusnahan miras ini dilakukan usai pelaksaan apel gelar pasukan pengamanan operasi Lilin Siwalima 2019 di lapangan upacara Letkol Pol Chr Tahapary Polda Maluku di kawasan Tantui Ambon Kamis (19/12). Miras sebanyak 6.319 liter ini merupakan hasil pelaksanaan operasi Pekat Siwalima 2019 yang dilaksanakan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease selama 10 hari sejak 5 Desember 2019 hingga 14 Desember 2019.

Pemusnahan miras ini juga dihadiri Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVI/Pattimura Brgigjen TNI Asep Setia Gunawan, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon Laksamana Pertama TNI Budi Purwanto, Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada (Danguspurla Koarmada) III Laksamana Pertama TNI R Aviantara (Han), Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Maluku Brigjen Pol Imam Sumantri, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Teguh Sarwono, Kepala Badan SAR Nasional Maluku Muslimin, serta sejumlah pejabat instansi TNI/Polri maupun sipil lainnya yang ada di Kota Ambon.

Pemusnahan miras ilegal ini diawali dengan laporan pelaksanaan tugas. Selanjutnya Kapolda Maluku bersama tamu undangan bersama-sama memusnahkan miras ilegal ini dengan cara menumpahkan ke lobang galian yang telah dipersiapkan. Tampak para tamu undangan dengan penuh antusias memusnahkan miras yang dinilai merupakan salah satu pemicu utama terjadinya resistensi kamtibmas.

BACA JUGA:  Istri Ditawar 200 Ribu Pria Ini Kalap Bunuh Bosnya

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan selama ini penyebab terjadinya tindak pidana seperti penganiayaan, pengeroyokan maupun kekerasan dalam rumah tangga serta kejahatan lainnya mayoritas dipicu karena para pelakunya mengkonsumsi miras. “Mayoritas tindak pidana yang terjadi seperti kekerasan termasuk kecelakaan lalu lintas banyak dipicu karena para pelaku telah mengkonsumsi miras. Ini yang tidak kita inginkan terjadi. Apalagi tidak regulasi yang mengatur hal ini. Makanya peredaran miras kita cegah dan sudah ada pelaku yang menjalani proses hukum,” jelasnya.

BACA JUGA:  Jelang Pemilu 2019, Pemalang Gelar Apel Pengamanan

Karena itu, Kapolda berharap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polda Maluku agar tidak terlibat dalam peredaran miras ilegal. Jika ketangkap, maka pasti proses penegakan hukum akan dilakukan. Ini juga untuk menjaga situasi kamtibmas terutama jelang hari raya Natal 2019 serta Tahun Baru 2020 agar tetap kondusif.

BACA JUGA:  Satgas Yonif 734/SNS Gelar Pembinaan Pramuka Serentak Enam Sekolah di Ambon

Dari 6.319 liter miras ilegal yang dimusnahkan ini sebanyak 245 liter telah dimusnahkan ditempat sejak awal ketangkap petugas. Polsek Nusaniwe mengamankan 50 liter, Polsek Leitimur Selatan 95 liter serta Polsek Saparua 100 liter. Semuanya langsung dimusnahkan di tempat saat diamankan dari tangan warga. Sisanya 6.074 liter ini yang dilakukan pemusnahan oleh Kapolda Maluku Kamis (19/12). Tangkapan Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sebanyak 57 liter, Polsek Sirimau 230 liter, Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) 2.010 liter, Polsek Teluk Ambon 500 liter, Polsek Baguala 100 liter, Polsek Salahutu 545 liter, Polsek Leihitu 500 liter, Leihitu Barat 300 liter. Sementara polsek Haruku dan Nusalaut tidak ada tangkapan miras. (Manuel)

Komentar