oleh

Kabar Percobaan Penculikan Anak di Waru Sidoarjo Ternyata Hoax,

Kabartoday, Kab.Sidoarjo – Kabar yang beredar luas di media sosial tentang info penculikan anak di Sidoarjo ternyata hoax. Polisi memastikan tidak ada peristiwa percobaan penculikan seperti berbagai kabar yang beredar itu.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan, kabar itu tidak benar. “Sejak awal beredarnya kabar itu, petugas langsung melakukan klarifikasi ke berbagai pihak. Hasilnya, tidak ada peristiwa seperti yang dikabarkan itu,” ungkapnya, Kamis (28/11/2019).

Seperti kabar tentang percobaan penculikan anak di tiga lokasi berbeda di kawasan Waru, Sidoarjo yang akhir-akhir ini banyak berada di media sosial.

BACA JUGA:  Antisipasi Corona, 62 Napi Lapas Kelas II A Banyuwangi Dibebaskan

Sejumlah pihak terkait tiga peristiwa itu sudah diklarifikasi oleh petugas Polresta Sidoarjo. Hasilnya, tim khusus yang dibentuk untuk menelusuri kabar ini menyatakan bahwa tidak ada sama sekali peristiwa seperti yang beredar di media sosial itu.

“Keterangan dari beberapa pihak dan saksi di lokasi yang telah kami klarifikasi menyampaikan bahwa kejadiannya tidak sesuai dengan apa yang dikabarkan di media sosial,” tandas alumni Akpol 1997 tersebut.
Ditambahkan, dari hasil penyelidikan oleh Tim Khusus Polresta Sidoarjo, terdeteksi bahwa kendaraan dengan nomor polisi yang disebut itu tidak ada di lokasi. Ini dibuktikan dengan rekaman CCTV dan keterangan beberapa saksi di lokasi.

BACA JUGA:  KUMHAM TERBIKAN SERTIFIKAT MEREK LOGO LIRA MILIK JUSUF RIZAL DI 45 (ORMAS ). PAKAI PIHAK LAIN TANPA IZIN BISA KENA SANKSI HUKUM

“Anak yang dikabarkan menjadi korban itu juga sudah kami klarifikasi. Dia juga mengaku tidak pernah diajak atau hendak dibawa oleh orang yang tak dikenal. Hanya dia sempat ditanya, apakah sudah ada yang menjemput atau tidak, itu saja,” tambah Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo yang juga menjadi Ketua Tim Khusus dalam penyelidikan perkara ini.

BACA JUGA:  Belum Kantongi Ijin Pembangunan Universitas Nahdlatul ulama terkesan abaikan Perda

Karenanya, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar di media sosial. Tetap harus dicek dulu kebenarannya, alias harus bijak bersedia sosial.Masyarakat juga diharap tetap tenang karena polisi telah menerjunkan personilnya untuk melakukan patroli dan pengamanan di sekolah-sekolah. Ketika jam masuk d an waktu pulang sekolah untuk memastikan keamanan para siswa.[] Try Agust

Komentar