oleh

Kades Cempaka Nuban Diduga Selewengkan Dana Desa Pekerjaan Gorong-Gorong

Kabartoday, Lampung Timur – Meskipun sudah banyak bukti oknum kades yang menyelewengkan Dana Desa (DD) akan di proses secara hukum, namun masih saja ada oknum Kades yang secara sengaja melakukan penyelewengan Dana Desa dengan modus pengerjaan proyek infrastruktur desa.

Dugaan penyelewengan dana desa ini kembali dilakukan oleh oknum kepala desa. Kali ini terjadi di desa Cempaka Nuban Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.

Seperti dikatakan oleh salah satu warga yang enggan namanya disebut, ia mengatakan untuk pembangunan di desa cempaka nuban yang bersumber dari dana desa (dd) di antaranya pembangunan gorong-gorong 18 unit yang menghabis dana Rp. 150,795,000. Dua di antaranya telah jebol.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Desa Sindangsari Yang Baru Tatap Muka Dengan Stakeholder

Berdasarkan fakta yang ada, jebolnya gorong-gorong itu diduga karena upah yang dibayarkan ke tukang tidak sesuai (sangat murah), mereka hanya dibayar kisaran Rp. 1 juta sampai Rp. 1,5 juta per gorong-gorong.

Masih dijelaskan oleh sumber, selain gorong-gorong pembangunan draenase pun terkesan tidak sesuai dengan juklak maupun juknis, hal itu dikarenakan tidak sesuainya pembayaran tukang yang dilakukan dengan sistem borongan.

BACA JUGA:  Upaya Tingkatkan Ekonomi Warga, Cafe Milik BUMDes Negeri Lama di Ambon Diresmikan

Atas pengakuannya, mereka hanya dibayar Rp. 45.000/m. “coba sampean liat aja mas draenase yang baru di bangun berapa minggu yang lalu, kini sudah retak, nah yang lebih hebat lagi, Lurah disinikan sudah dilaporkan ke inspektorat, bahkan dia sudah dapet surat panggilan, tapi dibaikan. Apakah orang itu sakti mandraguna? “Kata sumber pada media ini, Sabtu (2/11/2019) siang.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Minta Warga Karawang Bisa Ngaji

Sebelumnya inspektur inspektorat juga membenarkan adanya pemanggilan terhadap oknum kepala desa cempaka nuban terkait bumdes, namun yang bersangkutan hingga detik ini mengabaikannya.

Video terkait

“Kami akan kembali melakukan pemanggilan ke dua dan ke tiga terhadap oknum kades itu, jika masih di abaikan, maka berkasnya akan kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri lampung timur, “Pungkasnya.[]Rbs

Komentar