oleh

Kades Se Kabupaten Labuhanbatu Utara Terang-Terangan Deklarasi Capres

Kabartoday, Medan – Pesta Demokrasi semakin dekat, Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) sudah mau memasuki masa-masa kampanye besar. Apalagi suasana politik kian memanas.

Tak hanya itu, begitu banyak hal-hal yang menjerat masyarakat dari berbagai kalangan tenggelam dalam suasana politik yang terkesan abnormal.

Bagaimana bisa dikatakan abnormal, di masing-masing kubu pendukung Capres dan Cawapres sudah tidak lagi bersaing dengan akal sehat. Namun, berbagai macam sindiran, hujatan hingga saling lempar melempar bara api. Alih-alih, segala cara pun dilakukan demi duduk menjadi penguasa di Negara Kesatuan Republik Indonesia Ini.

BACA JUGA:  Ratusan Ribu Massa Hadiri Munajat 212 di MonasĀ 

Entah benar atau tidak, seorang sumber mengirimkan video yang sangat mengejutkan. Seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Labuhanbatu Utara menyatakan sikap dan mendeklarasikan dukungannya terhadap Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Ir. H. Joko Widodo dan KH Ma’Aruf Amin.

Dalam video yang dibuat pertengaha Januari 2019 dan berdurasi 16 detik itu, salah seorang Kepala Desa menurut (mantan Anggota TNI) yang mengkomandoi Seluruh Kepala Desa Se-Labuhanbatu Utara menyatakan dukungan terhadap Capres dan Cawapres Nomor Urut 01.

Dalam petikan ucapannya di video tersebut, “Kami Seluruh Kepala Desa Se-Labuhanbatu Utara mendukung Pak Jokowi dan KH Ma’Aruf Amin. Jokowi…Yes….Jokowi….Yes. “ucap Kepala Desa mengkomandoi Kepala Desa yang lain dalam video tersebut.

BACA JUGA:  Buronan Pemalsuan VISA, Tiga Orang Ini Kabur Bawa Rp 200 Juta

Sementara Dedi Hermanto selaku Badan Pemenangan Nasional dari Relawan Rumah Adil Makmur (RAMAI) mengatakan deklarasi yang dilakukan para Kades di Labuhanbatu adalah suatu pelanggaran.

“itu pelanggaran dan Bawaslu jangan tutup mata. Tegakan Undang Undang Pemilu agar demokrasi kita lebih sehat dan cerdas. “Ucapnya saat dikomunikasikan kabartoday.co.id, Sabtu (2/3/2019).

Menurutnya, kaitan yang diucapkan Moeldoko dengan terang-terangan untuk perang total sudah terjadi. Jaringan arus bawah sampai arus atas tak malu lagi kubu TKN kangkangi Undang Undang Pemilu dan menghalalkan berbagai cara.

BACA JUGA:  Bendera Kuning Simbol Kematian Bertebaran di Komnas HAM

Sementara Ketua Umum Indonesia Muda menilai banyak peristiwa diluar nalar arus demokrasi politik saat ini. Menurutnya Hukum dikesampingkan dan demokrasi di acak-acak.

“Masyarakat sudah cerdas, pemerintah, maupun Polri dan lembaga-lembaga terkait pemilu saya duga satu komando untuk tetap gol kan 01 di dua periode. “Ucap Lutfi Ketum Indonesia Muda pada kabartoday.co.id, Sabtu (2/3/2019).

Lutfi juga meminta Bawaslu tetap berada pada posisi netral, siapapun yang salah harus ditindak.(Op/Rcky)

Video terkait

Komentar