oleh

Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

kabartoday, Jakarta,- 99,99% Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah total pelaku usaha di Indonesia. Dan UMKM terbukti tahan atas berbagai krisis dan mampu menopang ekonomi nasional. Namun dalam 10 tahun terakhir, usaha UMKM seperti jalan ditempat, terutama Usaha Mikro yang mencapai 98,7% dari total pelaku UMKM.

Ketua umum Kadin Indonesia, Eddy Genefo mengatakan, “Saya sering berkeliling Indonesia menemui langsung pelaku UMKM, dalam minggu ini, saya baru saja mengunjungi pelaku UMKM di Palu, Makasar dan Palembang. Sebagian besar mengeluhkan kurangnya modal dan sebagian lagi karena kurangnya jaringan pasar dan kompetensi,” ujar Eddy Ganefo dalam sambutan pencanangan Program UMKM naik kelas di Kantor Pusat Kadin Indonesia, Rabu, (15/1/ 2020).

Kadin Indonesia canangkan sebuah program ‘UMKM Naik kelas’ dengan kategori kuantitatif, yaitu dari omset dan aset. Usaha mikro dengan omset  maksimal Rp. 300 juta pertahun, akan naik kelas ke usaha kecil bila omsetnya meningkatkan diatas Rp. 300 juta samapi dengan Rp. 2.5 Milyar dan seterusnya, sesuai UU No. 20 tahun 2008

BACA JUGA:  7 Bulan Terlantar, Poskesdes Esiwa Ibarat Sarang Hantu

Program UMKM Naik kelas, yang dicanangkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, didamping Dr. Benny Pasaribu (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pertanian & Agro), Drs. Yockie M Hutagalung, MM (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM), dan segenap Pengurus Kadin Indonesia Pusat dan Daerah, serta pelaku usaha UMKM.

Dalam menunjang Program “UMKM Naik Kelas”, Kadin Indonesia melakukan MoU dengan Moodah.Id, sebuah aplikasi guna membantu pelaku UMKM dalam membuat laporan keuangan disertai barcode produk. Pelaku UMKM hanya scan barcode produk yang masuk dan terjual, serta input biaya-biaya, maka laporan keuangan akan secara otomatis tercetak. “Kami siap bekerjasama dan membantu pelaku UMKM Indonesia dalam mengelola keuangan secara mudah dan terukur,sehingga kedepan akan lebih baik, ”kata Arini Dirut Moodah.Id.

BACA JUGA:  SSK IV Satgas 734/SNS Gelar Donor Darah Sambut HUT RI

Di sesi yang sama Kadin Indonesia lakukan Mou dengan Soho Pancoran, dalam penggunaan ruang pertemuan untuk membantu kegiatan UMKM naik kelas.

Pelatihan Pembuatan Rencana Usaha (Business Plan), materi disampaikan oleh Raden Tedy (Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia). “Selama ini pelaku UMKM tidak banyak berkembang, karena dominan tidak memiliki rencana usaha.Dengan pelatihan pembuatan Rencana Usaha ini, diharapkan kedepan, pelaku UMKM memiliki suatu upaya yang lebih terarah dengan target yang ditetapkan,” kata Raden Tedy mengawali sesi Training.

BACA JUGA:  Artis Sinetron Dan Olahragawan Agung Hercules Tutup Usia

Program UMKM Naik kelas, antara lain adalah pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan, Perencanaan Usaha, UMKM Digital, Perpajakan, Tatacara pengajuan Kredit, Packaging produk, Strategi Usaha dan lain-lain

“Saya memulai usaha dari kecil, namun tekad, motivasi dan kerja keras yang membawa usaha saya berkembang. Apapun program UMKM, mulailah dari kemauan diri kita sendiri untuk mau berkembang dan berubah kearah yang lebih baik, ”ujar Yockie Hutagalung, Wakil Kadin Bidang UMKM, dalam sambutan penutup. (Tom)

Komentar