oleh

KAI Gandeng Universitas Esa Unggul Gelar TKD

Kabartoday,Jakarta,- Kongres Advokat Indonesia (KAI) bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul (FHUEU) menggelar Training Kontrak Drafting bagi para pengacara muda yang akan terjun di masyarakat yang diikuti lebih dari 80 peserta.

Anggota Komisi Pendidikan KAI, Poernomo A. Soelistyo, SH, MBA, CIL mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah agar para mahasiswa akhir begitu lulus menyandang gelar sarjana juga siap di lapangan.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa persaingan semakin ketat. Jika lulusan sarjana hukum tidak dibekali lagi praktis di lapangan maka kita juga ikut merasa bersalah. Oleh karena itu KAI membantu dengan harapan para lulusan mampu membuat kontrak bisnis secara baik dan benar. KAI juga mempersiapkan ahli-ahli hukum agar dapat diterima oleh masyarakat dalam melakukan kontrak bisnis, penyelesaian perkara maupun perselisihan dalam bisnis,” Ujar Poernomo, Selasa di Hotel Sofyan Menteng, Jakarta Pusat,Selasa 2/4/2019.

BACA JUGA:  Sandiaga Bicara Peluang Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Untuk pendidikan khusus profesi advokat, tambah Poernomo, sesuai arahan presiden KAI, H. Tjoejoe Sandjaja Hernanto, SH, MH, CLA, CIL, CLI, CRA, bahwa akan diberikan kemudahan bagi peserta ini untuk bisa mengikuti pendidikan profesi advokat. Namun sesuai ketentuan dari UU Advokat, ada batas usia untuk pengangkatan advokat yaitu minimal usia 25 tahun.

BACA JUGA:  Ditantang Lembaga Survei, BPN Siap Buka-Bukaan Data

Sementara itu, Kepala Program Studi Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul, Nurhayani menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat Undang-undang No. 12 tahun 2012 yang menjelaskan bahwa penyelenggara pendidikan tidak hanya mengeluarkan ijazah, tetapi juga harus melampirkan sertifikat atau surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) yang berisi rekaman jejak mahasiswa selama ikut kuliah.

BACA JUGA:  Pemberlakuan PSBB, FWJ Aprisiasi Top Metro dan Singgung 3 Unsur DKI Soal Bantuan

Keaktifan mahasiswa seperti seminar, pelatihan, workshop dikuatkan dalam bentuk surat keterangan. Kami fakultas hukum universitas esa unggul bekerja sama dengan KAI menyelenggarakan ini sebagai uji kompetensinya. Dengan adanya MEA saat ini, setiap lulusan harus ada uji kompetensinya diantaranya menguasai kontrak drafting,”Ungkap. (Bbg)

Komentar