oleh

Kapolda Maluku : Kriminalitas di Maluku Tahun 2019 Turun

-Daerah-40 views

Kabartoday, AMBON – Sepanjang tahun 2019, terjadi 3.673 peristiwa kejahatan atau kriminal. Angka ini lebih sedikit atau menurun jika dibandingkan dengan kriminalitas di tahun 2018 yang berjumlah 3.846 kasus.

Demikian dikatakan Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa saat menyampaikan press release dalam rangka refleksi tahun 2019 dalam menyongsong tahun 2020 di ruang rapat utama (Rupattama)Polda Maluku Selasa (31/12/2019).

“Angka kriminalitas di tahun 2019 jika dibandingkan dengan tahun 2018 terjadi penurunan sebesar 4,49 persen. Di tahun 2018 terjadi 3.846 kasus kriminal, sementara di tahun 2019 menurun angkanya berjumlah 3.673,” ungkap Lumowa.

BACA JUGA:  Hari Lansia Nasional, Puskesmas di Banyuwangi Beri Pelayanan Khusus

Walaupun peristiwa kriminalitas di angka 3.673, ia tegaskan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Maluku sepanjang tahun 2019 pada umumnya kondusif.

Untuk merinci peristiwa kriminalitas, orang nomor satu di Polda Maluku ini membagi menjadi empat bagian besar. Kejahatan konvensional, kejahatan transnasional, kejahatan yang merugikan kekayaan negara serta kejahatan yang berimplikasi kontijensi.

Suasana kegiatan press release akhir tahun 2019 Kapolda Maluku di Rupattama Selasa (31/12/2019)

 

“Bentuk kejahatan saya bagi jadi empat, pertama konvensional atau kejahatan biasa. Kedua kejahatan transnasional atau kejahatan modern. Ketiga kejahatan yang merugikan kekayaan negara, keempat kejahatan yang berimplikasi pada kontijensi seperti konflik antar kelompok maupun antar kampung,” jelas Lumowa yang saat itu didampingi Wakapolda Brigjen Pol Teguh Sarwono dan Irwasda Kombes Pol Sungkono.

BACA JUGA:  Polsek KPYS Bersama Warga Bersihkan Pantai Teluk Ambon

Untuk kejahatan konvensional tahun 2019 berjumlah 3.373 sementara tahun 2018 sebanyak 3.461. Terjadi penurunan 88 kasus atau 2,5 persen. Kejahatan transnasional tahun 2019 berjumlah 278 berbanding 360 di tahun 2018. Berkurang 82 kasus atau turun 22,7 persen.

Untuk kejahatan yang merugikan kekayaan negara sebanyak 19 kasus di 2019, berbanding 22 kasus di tahun 2018. Berkurang tiga kasus atau turun 13,6 persen. Sementara untuk kejahatan yang berimplikasi kontijensi di tahun 2018 dan 2019 berjumlah sama sebanyak tiga kasus.

BACA JUGA:  Gubenur Jawa Timur Akan Hadiri Seni Budaya

Di tahun 2020 mendatang, alumni Akabri Kepolisian tahun 1987 ini berharap kesadaran hukum warga Maluku bisa semakin tinggi sehingga dapat mengurangi kejadian kriminalitas dibanding tahun 2019.

Kegiatan press release ini dihadiri seluruh pejabat utama Polda Maluku dan puluhan wartawan media cetak maupun media online di Kota Ambon. (Manuel)

Komentar