oleh

Kapolres Buru dan Dandim Namlea Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ar-Ri’aayah

-Daerah-212 views

Kabartoday, NAMLEA – Keluarga besar Polres Pulau Buru mendapat hadiah spesial pada peringatan HUT Bhayangkara ke 73 Senin, 1 Juli 2019. Walaupun belum dilakukan upacara puncak peringatan HUT, tetapi ada kegiatan spesial yang dilakukan yaitu dimulainya pembangunan Masjid Ar’Riaayah yang berlokasi di Mapolres Pulau Buru.

Proses pembangunan diawali dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Kapolres Pulau Buru AKBP Ricky Permana Kertapati,SIK,M.Si, Komandan Kodim 1506 Namlea Letkol Inf Syarifuddin Azis,S.Ag,M.I.Pol, Wakapolres Pulau Buru Kompol Bachri Hehanussa,SE,M.Si serta beberapa pejabat sipil lainnya.

Dalam sambutannya pada kegiatan ini, Kapolres Pulau Buru mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini sebenarnya merupakan cita-cita seluruh keluarga besar Polres Pulau Buru.

BACA JUGA:  Kodim 0604 Karawang Percepat Pembuatan Gorong-Gorong
Kapolres Pulau Buru AKBP Ricky Permana Kertapati pada acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Ri’aayah di Mapolres Pulau Buru Senin (1/7)

“Ini merupakan cita-cita dari seluruh personil Polres Pulau Buru untuk mewujudkan tabungan akhirat. Bagaimana kita selain bekerja memikirkan urusan di dunia kita juga memikirkan urusan kita di akhirat kelak,” ungkapnya.

Ia beberkan bahwa rencana pembangunan Masjid Ar-Ri’aayah ini bukan hanya datang dari personil Polres muslim saja, tetapi dukungan juga datang dari seluruh personil Polres yang non muslim.

“Saya sangat bersyukur bukan hanya pemikiran dari personil yang beragama islam, namun juga dari rekan-rekan yang beragama lain, ini perlu kita apresiasikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  RSUD Soedono Cek Kondisi Gadis Lumpuh Asal Madiun

Perwira menengah polisi dengan dua melati di pundak ini berharap agar nantinya masjid ini dapat menjadi peninggalan bangunan religi yang dapat dimanfaatkan bagi keluarga besar Polres Pulau Buru untuk beribadah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Oleh karena itu kami berkeinginan membangun masjid ini sebagai salah satu bentuk untuk berbaur terhadap masyarakat dalam satu akidah,” tandasnya.

Ia paparkan terkait dengan pemberian nama Masjid Ar-Ri’aayah yang berarti “Ketangguhan dan Terpelihara” sebenarnya melalui sebuah proses yang cukup panjang.

Maket Masjid Ar-Ri’aayah Mapolres Pulau Buru

Dijelaskan, sempat ada beberapa nama yang masuk untuk didiskusikan pada saat itu namun di menit-menit terakhir muncul nama Ar-Ri’aayah yang diberikan oleh rektor Universitas Iqra Buru (Uniqbu) Ustad Ahmad Mukadar,S.Ag,MA.Pd.

BACA JUGA:  Gubernur Kalbar: PNS/ASN Dibulan Ramadhan Tetap Tingkatkan Etos Kerja

Mukadar yang juga merupakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buru mengatakan pembangunan Masjid ini tidak hanya untuk kalangan Polres Pulau Buru saja tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan umum.

Saat peletakan batu pertama ini, baik Kapolres Pulau Buru, Dandim 1506 Namlea, Wakapolres Pulau Buru maupun beberapa pejabat lainnya masing-masing mengambil sebuah batu dan kemudian diletakan di tempat yang telah ditentukan disertai campuran semen untuk prosesi pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Ri’aayah ini sejumlah pejabat instansi TNI/Polri maupun sipil serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. (MAL)

Komentar