oleh

Kapolres Siap Tindak Tegas Tambang Ilegal

Kabartoday, SITUBONDO – Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, SH, SIK, MH menyatakan kesiapannya untuk menindak tegas dan menertibkan pelaku tambang illegal diwilayah hukumnya yang masih beroperasi dan meresahkan masyarakat selama ini, Senin (1/7/19).

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan tindakan tegas kepada para penambang illegal yang masih melakukan operasi di wilayah hukum Polres Situbondo,” tegas Kapolres Awan, usai melakukan serah terima jabatan 8 orang perwira Polres Situbondo.

Lebih lanjut, Kapolres Awan mengatakan, bila sekitar 1 tahun belakangan ini, pihaknya sudah memberikan toleransi kepada para penambang dengan cara mengedepankan tindakan preventif, maka dalam waktu dekat ini Polres Situbondo akan menindak tegas para penambang illegal yang nekat beroperasi.

BACA JUGA:  Libur Lebaran Anies Pastikan Puskesmas Tetap Buka 24 Jam

“Polres sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Kejari Situbondo dan Pengadilan Situbondo untuk melakukan penertiban terhadap tambang illegal yang selama ini meresahkan masyarakat,” kata Awan.

Tak hanya itu saja yang disampaikan Kapolres Awan, dia juga meminta kepada para penambang yang belum memiliki ijin supaya menghentikan operasi pertambangannya.

“Bagi para penambang yang belum memiliki ijin resmi seperti IUP dan WIUP dan sejenisnya agar segera mengurus. Jika masih nekat beroperasi maka akan kami sidik hingga proses ke pengadilan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wakapolda Banten Pastikan Kelancaran Arus Balik Mudik di Pelabuhan Merak

Toleransi yang sudah diberikan Polres Situbondo terhadap para penambang nakal tersebut, sambung Awan, sudah cukup bijaksana.

“Kami sudah memberikan tindakan preventif. Hal itu dilakukan agar semua aktivitas tambang memiliki ijin resmi. Untuk itu, saat ini kami akan melakukan tindakan prefentif. Dalam melakukan tindakan, kami akan melibatkan instansi terkait,” tegasnya.

Kapolres juga menjelaskan, penindakan tegas kepada para penambang nakal tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan jalan tol, pembangunan daerah dan pembangunan nasional.

“Pembangunan nasional jalan tol Probolinggo-Situbondo saat ini sudah mulai dikerjakan. Untuk itu, material pembangunan jalan tol tersebut harus menggunakan bahan bahan material yang legal, bukan hasil material dari tambang yang illegal. Karena secara aturan pengerjaan proyek jalan tol tersebut tak diperbolehkan menggunakan bahan illegal,” bebernya.

BACA JUGA:  Pemkot Pontianak Fokus Pada Pengembangan Wisata Lokal

Kapolres Awan juga menjelaskan, saat ini ada 12 tambang legal. Sedangkan, beberapa penambang lainnya masih belum memiliki ijin resmi.

“Bagi para penambang yang belum memiliki ijin resmi akan kami tindak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, diantara Undang Undang tentang Lingkungan Hidup dan Undang-Undang lainnya. Saat ini tak ada lagi toleransi bagi para penambang ilegal,” pungkasnya. (Her)

Caption : Kapolres Situbondo saat dikonfirmasi media tentang tambang illegal

Komentar