oleh

Kapolsek KPYS : Pelayanan Prima di Pelabuhan Yos Sudarso Butuh Sinergitas Semua Instansi

-Daerah-95 views

Kabartoday, AMBON – Untuk memberikan pelayanan prima atau maksimal kepada masyarakat yang menggunakan transportasi laut di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sangat dibutuhkan sinergitas semua instansi terkait terutama yang beraktivitas di Pelabuhan Yos Sudarso.

Demikian diungkapkan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Arief Budiharso kepada wartawan Senin (24/02/2020) di dermaga Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

“Sinergisme kerja semua instansi terkait ini sangat penting bagi kita karena lancar atau tidaknya aktivitas di Pelabuhan ini bergantung pada instansi-instansi ini juga,” jelasnya.

Budiharso saat itu didampingi Wakapolsek KPYS Ipda Abdul Kadir Kiat dan Kepala Unit Reserse Intelijen dan Keamanan (Resintelkam) Bripka Eko Prahanoto sedang memantau proses debarkasi dan embarkasi terhadap kedatangan KM Tidar. Kapal ini tiba di Ambon dari Namlea Kabupaten Buru. Selanjutnya KM Tidar akan berlayar menuju Pelabuhan Tual, Dobo, Kaimana dan Fak-Fak.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2010 yang baru sepekan menjabat Kapolsek KPYS ini menegaskan akan berusaha untuk lebih mensinergiskan seluruh potensi institusi yang berada di wilayah hukum Polsek KPYS Ambon.

BACA JUGA:  Bupati Kampar Lantik 130 Pejabat Eselon III dan IVĀ 

“Saya akan berusaha untuk lebih mensinergiskan seluruh instansi terkait yang ada di dalam wilayah hukum Polsek kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon baik KSOP, Pelindo, Pelni dan lain-lain. Tujuannya untuk pelayanan maksimal kepada masyarakat,” tandas Budiharso.

Selain sinergisme dengan institusi lain, Kapolsek KPYS yang pernah juga menjabat Kasatreskrim Polres Maluku Tenggara ini beberkan secara internal ia akan memaksimalkan peran seluruh anggota di Polsek KPYS.

“Untuk pengamanan, kita akan maksimalkan seluruh anggota Polsek KPYS pada saat kapal tiba baik proses debarkasi maupun embarkasi sampai dengan kapal berangkat kembali. Intinya kita menjamin keamanan dan memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat,” terangnya.

Menyangkut dengan keberadaan personil Marinir TNI Angkatan Laut yang iku membantu pengamanan di Pelabuhan, Budiharso mengatakan akan selalu menjalin koordinasi dan komunikasi.

BACA JUGA:  Oknum Perwira Polisi Pemilik 692 gram Ganja Tidak Jalani Assesment

“Untuk keberadaan rekan-rekan kita dari TNI AL yaitu dari marinir kita pasti akan selalu berkoordinasi. Bila ada informasi yang sekiranya bisa mengganggu kamtibmas kita pasti bekerja sama dan bersama-sama untuk mengatasinya. Intinya kita tidak akan lepas dari sinergitas antar instansi,” paparnya.

Perwira pertama polisi dengan pangkat tiga balak emas di pundaknya ini mengakui cukup banyak program-program yang dibuat Kapolsek terdahulu AKP Florensius Teddy dalam melakukan cipta kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek KPYS Ambon.

“Pasti program-program bapak Kapolsek yang terdahulu terkait operasi barang-barang yang ilegal seperti merkuri maupun sinabar serta minuman keras tentunya tetap kita akan laksanakan,” tambahnya.

Ia katakan untuk programnya ke depan, akan memberikan masukan kepada instansi terkait seperti KSOP, Pelindo maupun Pelni agar diadakan forum pertemuan seperti coffee break minimal satu kali setiap bulan untuk membahas berbagai hal soal pelayanan masyarakat di kawasan pelabuhan Yos Sudarso.

BACA JUGA:  Begini Cara Polres Banyuwangi Tingkatkan Nasionalisme dan Rasa Cinta Tanah Air

“Tujuan pertemuan ini apabila ada saran masukan atau keluhan dari masing-masing instansi kita bisa saling mengetahui. Tujuan utamanya ya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terutama pengguna jasa pelayaran melalui Pelabuhan Laut di Ambon,” jelas Budiharso.

Menyangkut dengan keberadaan mesin X-Ray di ruang tunggu Pelabuhan yang tidak berfungsi, ia menegaskan akan bersurat resmi ke instansi terkait yang bertanggung jawab dengan keberadaan mesin X-Ray ini.

“Mesin X-Ray kan salah satu fungsinya untuk membantu meminimalisir bawaan penumpang berupa barang-barang ilegal,
Ini nanti juga bisa di bahas dalam coffee break atau nanti lebih resminya saya akan membuat surat pada pihak KSOP atau Pelindo yang bertanggung jawab sarana dan prasarana termasuk untuk pengoperasian mesin X-Ray agar bisa diaktifkan kembali. Kalau misalnya rusak ya harus diperbaiki lagi. Karena ini demi keamanan bersama menunjang pelayanan masyarakat juga,” pungkas Budiharso. (Imanuel)

Komentar