oleh

Kapolsek Leihitu Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Negatif Pasca Pilpres

-Daerah-350 views

Kabartoday, Ambon – Perhelatan kontestasi Pemilu legislatif dan Pilpres yang merupakan pesta demokrasi terbesar rakyat Indonesia telah berakhir 17 April lalu. Saat ini, masyarakat sementara menunggu hasil akhir perhitungan suara di tingkat KPU pusat menentukan siapa pemenang Pilpres dan akan menjadi Presiden RI periode 2019-2024.

Banyak isu-isu negatif saat ini sementara dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka meminta masyarakat untuk menolak hasil Pilpres yang menurut mereka terindikasi banyak kecurangan dilakukan penyelenggara Pemilu. Hal ini sangat berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas di negara ini termasuk hingga ke daerah.

Berkaitan dengan itu, Kapolsek Leihitu Iptu Djafar Lessy menghimbau dan berharap kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Leihitu agar tidak terprovokasi yang bisa berujung adanya aksi yang melanggar aturan hukum.

BACA JUGA:  Polsek Curug Monitoring Aksi Demo Buruh yang Menuju DPRD Kabupaten Tangerang

Lessy ungkapkan hal ini saat menyampaikan tausiyah pada pelaksanaan ibadah Sholat Jumat di Masjid Al Mubaraq Negeri Ureng Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Jumat (17/05/2019).

“Pentahapan Pileg dan Pilpres sudah hampir usai dengan menyisakan pengumuman pemenang untuk semua tingkatan. Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal- hal yang melanggar hukum. Mari kita semua terima hasil dan keputusan sehingga dapat tercipta situasi aman dan tertib,” jelasnya dihadapan ratusan jamaah yang hadir.

BACA JUGA:  Tim Resintel Polsek Tegalsari Gelandang Duo Pengedar Pil Trex

 

Ibadah sholat Jumat yang merupakan rangkaian kegiatan
Safari Ramadhan dengan tema “Kamtibmas Ramadhan pasca Pemilu 2019”, Lessy ungkapkan saat ini banyak pemberitaan di media massa menyangkut dengan aksi People Power.

“Saya himbau dan berharap agar seluruh masyarakat yang ada di Jazirah Leihitu tidak terprovokasi dengan isu people power ini. Jangan sampai ada yang melakukan hal-hal atau tindakan yang melanggar hukum,” ungkap Lessy.

Pada kesempatan itu juga, Kapolsek memberikan masukan pada jamaah sholat Jum’at agar mendidik anaknya dengan ilmu agama dengan mengambil contoh pada perilaku anak-anak muda jaman sekarang.

BACA JUGA:  Unpatti Jadi Tempat DPD RI Gelar Uji Sahih Draft RUU PBB

“Memang secara umum masalah kamtibmas merupakan tanggung jawab aparat kepolisian namun ketika dalam lingkup keluarga hal tersebut merupakan tanggung jawab orang tua,” tandasnya.

Ibadah sholat Jumat ini dipimpin imam Tarap Laitupa dan diikuti sekitar 300 jamaah. Khatib dalam ibadah ini adalah Kepala Kantor KUA Kecamatan Leihitu Hamid Bapakhala.

Turut hadir dalam pelaksanaan ibadah sholat Jumat tersebut antara lain Camat Leihitu Amin Sopaliu, Raja Negeri Asilulu H Laitupa, Danramil Leihitu yang diwakili oleh Babinsa Ureng Serda Taufik Siauta. (MAL)

Komentar