oleh

Kapolsek Saparua Kumpul Para Tokoh Dialog Harkamtibmas Jelang Natal dan Tahun Baru

-Daerah-42 views

Kabartoday, AMBON – Cipta Kondisi (Cipkon) Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) sangat diperlukan jelang hari raya Natal 25 Desember 2019 serta Tahun Baru 1 Januari 2020.

Pentingnya hal ini membuat Kapolsek Saparua Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Roni Ferdi Manawan mengumpulkan para tokoh masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Todat) serta Tokoh Pemuda (Topem) di Pulau Saparua. Tak ketinggalan pula pejabat instansi sipil maupun TNI ikut diundang.

Mereka berkumpul melakukan dialog seputar permasalahan harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Saparua terutama jelang hari raya Natal dan Tahun Baru yang sudah di depan mata.

Dialog ini dilakukan Kamis (19/12) pukul 10.00 WIT di Markas Komando Polsek Saparua. Hadir dalam dialog ini antara lain Perwakilan dari Direktorat Binmas Polda Maluku Kasubdit Bintibsos AKBP John Wattimena, yang di dampingi Iptu Yusup Sapulette dan Briptu A Lokolo, Camat Saparua A. Pattiasina, Kepala Lapas Saparua Leo Laturette, Kacabjari Saparua Patrik Soumokil, Danramil Saparua yang di wakili Peltu E. Leuwol, Para Tomas, Toga, Todat dan Topem di Kecamatan Saparua dan Saparua Timur, Para Raja (atau yang mewakili dari staf Pemerintah Negeri) dan Saniri Negeri pada setiap Desa atau Negeri yang berada di Kecamatan Saparua-Saparua Timur.

BACA JUGA:  Kapolda Maluku Irup Hari Lahir Pancasila

Selain melaksanakan dialog seputar harkamtibmas, para peserta yang hadir juga dilibatkan dalam acara pemusnahan minuman keras (miras) ilegal sebanyak 950 liter. Miras ini merupakan hasil sitaan Polsek Saparua saat menggelar operasi Pekat Siwalima 2019 dari tanggal 5 Desember hingga 14 Desember 2019 yang baru lalu. Miras yang dimusnahkan ini terkemas dalam 184 jerigen ukuran lima liter dan satu jerigen ukuran 30 liter.

BACA JUGA:  Miliki Shabu, HD Diamankan Ditnarkoba Polda Banten

Kapolsek Saparua AKP Roni Ferdi Manawan kepada media ini katakan pertemuan yang dilakukan ini dalam rangka harkamtibmas jelang perayaan Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020 nanti.

“Kami berinisiatif mengumpulkan para tokoh yang ada di Pulau Saparua ini untuk berdialog serta sama-sama berkomitmen menjaga kamtibmas yang kondusif pada hari besar keagamaan ini. Tanggung jawab kamtibmas tidak bisa dibebankan begitu saja kepada aparat keamanan dalam hal ini TNI/Polri. Tetapi menjaga kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama semua pihak,” jelas Manawan.

Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon ini katakan dalam dialog tersebut, semua peserta telah bersepakat untuk bersama-sama memikul tanggung jawab menjaga situasi dan kondisi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Pulau Saparua.

Pemusnahan Miras Ilegal sebanyak 950 liter hasil sitaan Polsek Saparua selama operasi Pekat Siwalima 2019

Terkait pemusnahan hampir satu ton miras ilegal ini, Manawan yang meniti karier kepolisian dari tamtama ini beberkan miras merupakan salah satu penyumbang terbesar pemicu terjadinya tindak pidana. Berbagai tindak pidana yang terjadi seperti kekerasan, pencurian serta kecelakaan lalulintas termasuk beberapa kejahatan lain kebanyakan berawal dari para pelakunya mengkonsumsi miras.

BACA JUGA:  Polsek Sei Beduk: Ramadhan Bulan Baik Per-erat Hubungan Dengan Masyarakat

“Miras ini mayoritas memicu kerawanan kamtibmas. Karena itu saya tegaskan akan menindak siapa saja yang terlibat dalam peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polsek Saparua,” tandasnya.

Manawan berharap semua masyarakat di wilayah hukum Polsek Saparua dapat bersama-sama menjaga kamtibmas. Jika warga ada menemukan gejala-gejala gangguan kamtibmas, ia menghimbau agar segera dilaporkan ke aparat keamanan terdekat.

“Gunanya agar gejala gangguan atau kerawanan kamtibmas ini dapat kita reduksi. Tujuan akhirnya kan demi keamanan dan kenyamanan aktivitas dari seluruh warga di Pulau Saparua,” pungkas Manawan. (Manuel)

Komentar